Grid.ID — Insanul Fahmi mengaku mengalami kerugian miliaran rupiah akibat penipuan investasi. Ia menyebut masalah tersebut ikut memicu konflik dengan mantan istrinya, Wardatina Mawa, hingga membuat nafkah anak sempat tersendat.
Kasus ini bermula pada 2023 saat Insanul menanamkan modal untuk beberapa proyek kepada rekannya berinisial APP di Medan. Namun, suami Inara Rusli itu justru menerima cek kosong hingga akhirnya melaporkan kasus tersebut ke Polrestabes Medan.
"Karena sebenarnya saya laporkan di situ Rp2,3 miliar dia udah ngasih cek kosong, walaupun sebenarnya total kerugiannya lebih banyak daripada itu, jauh lebih banyak daripada itu," ungkap Insanul Fahmi di Polda Metro Jaya, Senin (19/10/2026).
Insanul mengatakan kerugian tersebut membuat kondisi keuangannya terganggu selama dua tahun terakhir. Akibatnya, nafkah bulanan untuk anaknya sempat tersendat meski ia tetap berusaha memenuhi kewajibannya.
"Jadi itu juga yang salah satu jadi faktor mungkin kemarin soal nafkah agak tersendat walaupun masih berusaha tetap ngasih," jelas Insanul.
Penipuan itu terjadi saat Insanul masih berstatus sebagai suami Mawa. Ia mengakui masalah tersebut turut memicu konflik dalam rumah tangga mereka.
"Bisa dibilang iya. Dari situ juga sebenarnya timbul konflik juga sebenarnya kayak gitu," tuturnya.
Perselisihan itu kemudian semakin besar hingga berujung pada perceraian. Insanul juga menyayangkan proses hukum kasus penipuan tersebut yang dinilainya berjalan lambat.
"Ah, salah satu faktor buat ya ada selisih di antara itu juga gitu kan. Makanya saya yang saya sesalkan itu kemarin sebenarnya kenapa enggak itu duluan yang diproses di sana gitu," imbuh Insanul.
Kuasa hukum Insanul, Tommy Tri Yunanto, menegaskan bahwa kliennya tetap berusaha memenuhi kewajiban nafkah anak. Ia menyebut keterlambatan tersebut bukan karena Insanul tidak memiliki iktikad baik.
"Bukannya beliau tidak ada iktikad baik untuk merealisasikan nafkah sesuai dengan isi putusan. Iktikad baik beliau pastinya ada, apalagi beliau ya sebagai bapak yang bertanggung jawablah," tegas Tommy. (*)
Artikel Asli




