C. Suhadi Khawatir Polemik Ijazah Gibran Jadi Preseden untuk Persoalkan Prabowo

cumicumi.com
2 jam lalu
Cover Berita
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌
‌
‌
‌
‌
‌
  • ‌

Cumicumi.com, JAKARTA - Perwakilan Tim Hukum Merah Putih, C. Suhadi, mengkhawatirkan polemik persyaratan pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menjadi preseden untuk mempersoalkan latar belakang pendidikan Presiden Prabowo Subianto.

Menurut C. Suhadi, persoalan yang kini bergulir terkait persyaratan pendidikan Gibran berpotensi meluas apabila dijadikan dasar untuk menggugat kedudukan pejabat negara. Ia menilai, polemik tersebut bisa membuka ruang bagi munculnya pertanyaan serupa terhadap Presiden.

Kekhawatiran itu disampaikan C. Suhadi saat diwawancarai dalam program Special Interview Cumicumi.com. Ia mengingatkan agar persoalan Gibran tidak menjadi contoh yang kemudian digunakan untuk mempersoalkan Prabowo.

"Jangan sampai ini jadi preseden nanti buat mereka. Wah, Wapres berarti ijazah ini bisa melengserkan Wapres. Lah, kenapa tidak kita lakukan hal yang sama dengan Presiden?" kata C. Suhadi.

Ia kemudian menyinggung latar belakang pendidikan Prabowo yang pernah menempuh pendidikan di luar negeri. Menurutnya, perkembangan polemik tersebut perlu menjadi perhatian agar persoalan persyaratan pendidikan Gibran tidak meluas menjadi perdebatan terhadap Presiden.

"Makanya Pak Prabowo hati-hati. Ya, kita perlu jaga juga Pak Prabowo ini," ujarnya.

C. Suhadi menegaskan, perhatian yang disampaikannya berkaitan dengan keberlangsungan pemerintahan Prabowo-Gibran. Ia menyebut komitmennya tidak hanya ditujukan kepada Prabowo sebagai Presiden, tetapi juga kepada Gibran sebagai Wakil Presiden.

"Komitmen kita pemerintahan. Bukan Presiden doang, Pak Prabowo-Gibran," ucapnya.

Meski demikian, kekhawatiran C. Suhadi mengenai kemungkinan polemik tersebut merembet kepada Prabowo merupakan pandangannya terhadap potensi dampak politik, bukan pernyataan bahwa Presiden telah menghadapi gugatan serupa terkait persyaratan pendidikan.



Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemerintah Sebut 5.800 Hektare Tambak Terdampak Bencana Sumatera Sudah Pulih
• 2 jam laludetik.com
thumb
SpaceX dan Tesla Lagi Kaji Kemungkinan Merger, Komite Khusus Dibentuk
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
BNI Buka Opsi Perpanjang Periode Buyback Saham
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Menhut Bekukan 6 Perusahaan Penyebab Karhutla, Total 32 Disanksi Administratif
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG Sebut Dry Ice Efektif Urai Kabut Asap Karhutla, Begini Cara Kerjanya
• 7 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.