Jakarta: Peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dilaporkan terjadi di Kabupaten Sinjai, Provinsi Sulawesi Selatan, pada Selasa, 20 Oktober 2026, pukul 11.30 Wita. Api menghanguskan lahan seluas empat hektare di Dusun Bonto Sunggu, Desa Terasa, Kecamatan Sinjai Barat.
"Tidak ada korban jiwa dilaporkan dalam peristiwa tersebut," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan, dalam keterangan resmi, Rabu, 21 Oktober 2026.
Baca Juga :
10 Daerah Catat ISPU Level Berbahaya Rabu Siang, Cek di SiniBNPB mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana selama musim kemarau, baik karhutla maupun potensi bencana lain termasuk kekeringan. Pemerintah daerah diharapkan terus memperkuat kesiapsiagaan, memastikan ketersediaan air bersih, serta mengoptimalkan langkah mitigasi guna mengurangi risiko bencana.
Ilustrasi-Kobaran api yang muncul di Blok Bantengan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Senin, 3 Agustus 2026. Foto: ANTARA/HO-Balai Besar TNBTS
Masyarakat di wilayah terdampak karhutla untuk dapat menggunakan masker terutama saat beraktivitas di luar ruang. Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, membakar sampah di area yang berpotensi mengalami kebakaran, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.
Selain itu, masyarakat dapat segera menghubungi BNPB melalui pusat telepon 117 atau BPBD masing-masing daerah apabila melihat adanya titik api, potensi kebakaran, atau kejadian kedaruratan lainnya di lingkungan sekitar.




