Ratusan Pelajar SMP di Cisarua Keracunan MBG, BGN Suspend dan Copot Kepala SPPG

kumparan.com
1 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah siswa SMPN 2 Cisarua, Desa Lewimalang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, dilarikan ke rumah sakit pada Rabu (21/10). Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap makanan dan meminum susu di sekolah dari program Makan Bergizi Gratis.

Dari informasi di lapangan, disebut jumlah siswa keracunan mencapai ratusan orang.

Kapolsek Cisarua AKP Budi Suratman mengatakan, para siswa dievakuasi menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Paru Dr. M. Goenawan Partowidigdo (RSPG) Cisarua untuk mendapatkan penanganan medis.

“Hampir 80 siswa sudah masuk rumah sakit. Kami utamakan keselamatan dan evakuasi anak-anak terlebih dahulu,” kata Budi saat dihubungi.

Menurut Budi, siswa yang terdampak berasal dari beberapa tingkat kelas, termasuk kelas VII dan VIII. Gejala awal dilaporkan muncul sekitar pukul 08.00 WIB.

Penyebab dugaan keracunan tersebut belum diketahui. Polisi masih berfokus pada proses evakuasi, sedangkan kepastian penyebab dan kondisi medis para siswa menunggu keterangan dokter.

“Untuk penyebabnya, nanti dikonfirmasi dari dokter, tugas kami saat ini mengamankan evakuasi para siswa,” pungkasnya.

BGN Investigasi dan Jatuhkan Sanksi

Deputi Bidang Pemantauan dan Pengawasan Badan Gizi Nasional (BGN), Ketut Sumedana, mengatakan tim BGN telah turun ke lapangan untuk melakukan investigasi. Menurut dia, prioritas saat ini adalah memulihkan kesehatan para siswa.

"Tim kami sudah di lapangan untuk melakukan investigasi," kata Ketut.

BGN juga telah menjatuhkan sanksi berupa penghentian sementara atau suspend kategori berat terhadap pihak penyedia program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang terkait dengan kejadian tersebut.

Ketut mengatakan, sanksi itu dapat ditingkatkan menjadi penghentian permanen atau pemutusan kerja sama dengan mitra maupun yayasan, bergantung pada hasil penanganan kasus.

Pimpinan BGN juga telah mencopot kepala dapur atau Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KSPPG) dan ahli gizi yang bertugas. Ketut menjelaskan, pencopotan tersebut merupakan bagian dari aturan internal BGN untuk kejadian keracunan kategori berat.

"Pimpinan sudah mencopot kepala dapur/KSSPG dan ahli gizinya sesuai dengan aturan internal BGN setiap kejadian keracunan yang dengan kategori berat kepala dapur/KSPPG wajib dicopot termasuk asli gizinya," kata Ketut.

Diduga dari Susu Basi

Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Bogor Raya, Haidir, mengatakan ada 103 siswa yang keracunan. Operasional dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bogor Cisarua Leuwimalang akan dihentikan sementara selama 20 hari.

Penghentian dengan status suspend kategori sedang tersebut berlaku mulai Rabu (21/10). Evaluasi dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda).

“Selama 20 hari ke depan, dapur SPPG Bogor Cisarua Leuwimalang dihentikan operasionalnya, evaluasi dilakukan sambil menunggu hasil pemeriksaan Labkesda,” ujarnya.

Dari total 881 siswa SMPN 2 Cisarua penerima manfaat MBG, sebanyak 103 siswa mengalami gejala. Haidir mengatakan, dugaan awal mengarah pada susu yang dikonsumsi para siswa. Namun, penyebab pasti kejadian tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium.

“Dugaan awal mengarah pada susu basi karena siswa mengalami gejala setelah meminumnya, namun, kepastiannya masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium,” jelasnya.

Sementara penanganan medis terhadap para siswa masih berlangsung. Sebanyak 48 siswa dijadwalkan segera dipulangkan, sedangkan siswa lainnya masih menjalani observasi.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Misteri Penemuan Kerangka Manusia di Bantul, Ditemukan Warga yang Cari Burung
• 15 jam lalukumparan.com
thumb
Indonesia Tidak Pantas Turun Klasifikasi Usai Ada Polemik MSCI
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Menkum Bakal Bahas Usulan Kerugian Negara Tak Lagi Didefinisikan sebagai Korupsi
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Viral Konten Polisi Anak, Jasa Unik yang Bantu Orang Tua Nasihati Anak
• 5 jam lalurepublika.co.id
thumb
DEN bahas reformasi pasar modal dan penegakan hukum bersama Presiden
• 15 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.