Komnas PA Kecam Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah, Ingatkan Hak Asuh Anak Bisa Dicabut Negara

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Perseteruan Ruben Onsu dan Sarwendah yang terus berlanjut di ruang publik mendapat teguran dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA). Keduanya dinilai memberikan contoh buruk bagi anak-anak mereka karena terus saling menyerang.

"Kami mengecam keras kedua belah pihak, apakah Ibu SW atau Bapak RO, yang sudah terus-menerus saling menyerang di ruang publik dan tidak patut dicontoh," ujar Agustinus Sirait dalam konferensi pers pada Rabu (21/10/2026).

Komnas PA khawatir konflik tersebut berdampak buruk pada kondisi mental dan tumbuh kembang anak. Jika perselisihan orang tua terbukti membahayakan anak, negara memiliki kewenangan untuk mengambil tindakan hukum.

"Apabila perselisihan kedua orang dewasa terbukti membahayakan kesehatan mental, fisik, maupun tumbuh kembang anak secara serius, negara memiliki kewenangan hukum penuh untuk mengambil langkah perlindungan," tegasnya.

Agustinus menjelaskan, pencabutan hak asuh anak bisa terjadi jika orang tua terbukti membahayakan anak. Ia juga mencontohkan putusan pengadilan di Padang yang mencabut hak asuh orang tua tanpa menghapus kewajiban mereka terhadap anak.

"Kemarin di Padang sudah ada vonis untuk orang tua dicabut hak asuh anaknya, tanpa menghilangkan kewajiban sebagai orang tua," imbuh Agustinus.

Komnas PA pun mempertimbangkan langkah serupa jika Ruben dan Sarwendah terus berselisih di media sosial. Menurut Agustinus, kebiasaan saling menyerang di depan publik bisa memberikan dampak buruk bagi anak.

"Tentu ini yang akan kami pikirkan, karena ini adalah contoh buruk orang dewasa yang setiap hari mempertontonkan saling serang-menyerang di ruang publik," ungkapnya.

Agustinus menegaskan, hak asuh anak Sarwendah dan Ruben bisa dicabut jika negara menemukan adanya kekerasan psikis yang terjadi berulang kali. Perlindungan anak menjadi hal utama yang harus diperhatikan di tengah konflik kedua orang tuanya.

"Memungkinkan bisa (hak asuh dicabut), kalau negara nanti melihat bahwa sering terjadi berulang kekerasan psikis untuk anak," pungkas Agustinus.

Diketahui, Sarwendah sebelumnya membuat aduan terkait perseteruan hak asuh anak dengan Ruben Onsu ke Komnas Perlindungan Anak. Langkah itu dilakukan untuk meminta perhatian terhadap kondisi anak-anak mereka. (*)

 

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bikin Kegiatan Buat Gen Z, PDIP Dekatkan Edukasi Politik ke Anak Muda
• 9 jam lalujpnn.com
thumb
Pasar Modal Tertekan Isu MSCI, BI Pantau Outflow dan Dorong Arus Modal Masuk
• 6 jam laluidxchannel.com
thumb
Bali United Menggila di Kandang, Johnny Jansen Wanti-wanti Serdadu Tridatu soal Laga Tandang
• 1 jam lalubola.com
thumb
Gerebek Rumah di Luwu, Polisi Temukan 44 Saset Sabu-sabu
• 2 jam laluharianfajar
thumb
Perkuat Kompetensi, Pelatihan Pengolahan Tanah Diberikan ke Petani
• 2 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.