Ulah Suporter Bisa Bikin Klub Kehilangan Poin? Ini Rencana I League

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, membuka peluang penerapan sanksi pengurangan poin bagi klub yang suporternya terlibat kerusuhan dalam pertandingan sepak bola Indonesia.

Ferry mengatakan, sanksi tersebut belum tercantum dalam Kode Disiplin PSSI yang berlaku saat ini. Meski demikian, I.League tidak menutup kemungkinan mendorong PSSI untuk mengatur sanksi pengurangan poin melalui regulasi tersendiri.

Baca Juga :
Ferry Komentari Sanksi Komdis untuk Persija: Tak Perlu Banding
Hasil Bhayangkara FC Vs PSIM 1-0: Gol Moussa Sidibe Benamkan Laskar Mataram

Hal itu disampaikan Ferry dalam konferensi pers di Kantor I.League, Menara Mandiri, pada Rabu (21/10/2026).

“Memang di dalam Kode Disiplin belum pernah ada,” ujar Ferry kepada wartawan.

“Namun, terhadap indikasi kerusuhan yang terjadi, tidak menutup kemungkinan kami akan mendorong agar bisa diberikan sanksi dalam regulasi tersendiri, yaitu sanksi pengurangan poin.”

Menurut Ferry, kepastian aturan dan penerapan sanksi tegas diperlukan untuk menjaga keamanan serta kenyamanan penonton selama pertandingan berlangsung.

I.League Soroti Kenyamanan Penonton

Ferry menilai, suasana pertandingan sepak bola di Indonesia menunjukkan perkembangan positif dari sisi kenyamanan. Salah satu indikasinya adalah semakin banyak perempuan dan anak-anak yang datang langsung ke stadion.

“Karena apa yang sudah kita jaga selama ini tentunya harus memiliki kepastian dan kenyamanan. Bahkan, kalau kita lihat sekarang, penonton itu sudah banyak ibu-ibu dan anak-anak. Ini mengindikasikan bahwa hari demi hari, pertandingan semakin nyaman,” tuturnya.

Meski demikian, ia menilai masih ada oknum suporter yang mengganggu jalannya pertandingan dan berpotensi memicu keributan.

Karena itu, I.League ingin mendorong penerapan sanksi yang lebih berat terhadap pelanggaran yang mengancam keamanan dan kenyamanan di stadion.

“Karena ada beberapa oknum, terutama suporter yang selalu mengganggu dan terindikasi atau berimplikasi terjadi keributan, kami pasti akan mendorong agar bisa diberikan sanksi yang berat,” kata Ferry.

Wacana pengurangan poin ini masih berupa opsi yang akan didorong I.League kepada PSSI. Penerapannya memerlukan pengaturan lebih lanjut karena sanksi tersebut belum tercantum dalam Kode Disiplin yang berlaku saat ini.

Baca Juga :
Hasil Dewa United Vs Persijap 2-0: Banten Warriors Geser Persija dari Puncak Klasemen Super League
Shin Tae-yong Tantang Persija Putus Rekor Buruk Lawan Arema FC
Persija Tumbang 2-3 dari Persita, Nadeo Argawinata Ungkap Kondisi Ruang Ganti Jelang Lawan Arema FC

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jenderal Maruli Minta Program Ekonomi Perbatasan Tak Cuma Jadi Konsep, Harus Segera Dieksekusi
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Jakarta Naik Peringkat Kota Global, Ini Catatan di Sektor Ekonomi dan Lingkungan
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Pernah Berebut Kursi Gubernur Jabar, Ilham Habibie dan Dedi Mulyadi Kini Kerja Sama Atasi Masalah Transportasi
• 4 jam lalugrid.id
thumb
Daftar Barang Penanganan Bencana Diduga Dikorupsi, Ada Selimut Pengungsi
• 10 jam laluliputan6.com
thumb
​Petaka Siang Bolong, Nyawa Urmila Melayang Diseruduk Truk Tangki!
• 22 jam lalumediaapakabar.com
Berhasil disimpan.