Liputan6.com, Jakarta - Perkara dugaan korupsi dana siap pakai kebencanaan di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) diduga melibatkan prajurit TNI aktif. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga oknum tersebut berjumlah dua orang.
"Sejauh ini yang kami sampaikan ada dua oknum TNI aktif yang ada di dalam konstruksi perkara tersebut," ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Rabu (21/10/2026).
Advertisement
Budi mengingatkan bahwa penyidikan perkara dugaan korupsi dana bencana tersebut baru dimulai. Tim penyidik pun masih dan akan terus mendalami serta mengembangkan perkaranya.
"Ini kan masih awal, ya. Tentu nanti juga bisa terus dilakukan pengembangan," jelasnya.
Ketika ditanya apakah salah satu TNI yang terlibat dalam perkara tersebut mantan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, Budi enggan memberikan jawaban pasti. Ia meminta semua pihak menantikan proses penyidikannya.
"Ya, detailnya nanti kita tunggu, ya, prosesnya di Puspom TNI," ucap dia.




