IPCC Catat Trafik Kargo 1,37 Juta Unit, Tumbuh 19,57 Persen hingga September 2026

idxchannel.com
19 jam lalu
Cover Berita

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatatkan trafik kargo secara konsolidasi sebanyak 1,37 juta unit hingga September 2026.

PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatatkan trafik kargo secara konsolidasi sebanyak 1,37 juta unit hingga September 2026. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Indonesia Kendaraan Terminal Tbk (IPCC) mencatatkan trafik kargo secara konsolidasi sebanyak 1,37 juta unit hingga September 2026. Capaian tersebut tumbuh 19,57 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu (year-on-year/YoY), didukung strategi Integrated Auto Solutions dan penguatan jaringan terminal satelit.

Pertumbuhan trafik tersebut sejalan dengan peningkatan kunjungan kapal menjadi 2.958 ship call, naik 14,87 persen secara tahunan. Kinerja operasional konsolidasi ini mencakup Branch Jakarta dan lima terminal satelit IPCC.

Baca Juga:
IPCC Catat Peningkatan Kinerja Operasional hingga Agustus 2026, Trafik Terminal Satelit Meningkat

Direktur Utama IPCC, Wing Megantoro mengatakan, peningkatan trafik mencerminkan kontribusi jaringan operasional perseroan yang semakin terintegrasi. Penguatan jaringan terminal satelit dan layanan domestik turut mendukung pertumbuhan kinerja konsolidasi perseroan.

"Pertumbuhan trafik operasional hingga kuartal III 2026 menunjukkan bahwa penguatan jaringan Terminal Satelit dan layanan domestik memberikan kontribusi positif terhadap kinerja konsolidasi Perseroan," ujar Wing dalam keterangan resmi, Rabu (21/10/2026).

Baca Juga:
IPCC Lepas Kepemilikan di Maspion Terminal Kendaraan Rp13,79 Miliar

Dari sisi segmen, trafik kendaraan utuh atau completely built-up (CBU) mencapai 684.018 unit, tumbuh 0,95 persen secara tahunan. Sementara itu, trafik alat berat tercatat sebanyak 25.504 unit, naik 5,31 persen.

Pertumbuhan lebih tinggi terjadi pada segmen truk dan bus serta kendaraan roda dua, yang masing-masing meningkat 43,98 persen dan 51,46 persen secara tahunan.

Wing mengatakan, perseroan berupaya menjaga keseimbangan pertumbuhan di seluruh wilayah operasional di tengah dinamika industri otomotif dan perdagangan global. Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan produktivitas, pemeliharaan kualitas layanan, serta penguatan sinergi antarterminal.

Ke depan, IPCC akan terus mengembangkan kapabilitas operasional dan layanan terintegrasi melalui digitalisasi, peningkatan efisiensi, serta pengembangan layanan logistik kendaraan dari hulu hingga hilir. Strategi ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing perseroan sekaligus mendukung pertumbuhan ekosistem otomotif nasional secara berkelanjutan.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Target Tutup 700 BUMN hingga Desember 2026
• 3 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Hari Santri Nasional 2026, MUI Minta Pesantren tak Diberi Stigma Negatif
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Buka Kran Gol untuk Kemenangan 4-1 Como Atas MU, Nico Paz Akui Jadi Laga Terindah dalam Kariernya
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Ruben Onsu Adopsi Anak, Kuasa Hukum Beberkan Status Legalitasnya: Ini Bukan Hal yang Gaib
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Surya Paloh Dorong Kedaulatan Pangan dan Kesejahteraan Petani-Nelayan
• 1 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.