Bupati: Duta wisata Bangkalan harus jadi ujung tombak promosi

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Bangkalan (ANTARA) - Bupati Bangkalan Lukman Hakim mendorong agar Duta wisata Kachong-Jhebbhing berperan aktif dalam dan menjadi ujung tombak dalam mempromosikan potensi daerah, mulai dari destinasi wisata, produk unggulan, hingga kekayaan budaya Madura.

"Pemilihan Kacong Jhebbhing bukan sekadar ajang kompetisi untuk menentukan figur duta wisata, tetapi juga menjadi sarana membentuk generasi muda yang memiliki pengetahuan, kepribadian, serta kemampuan memperkenalkan potensi Kabupaten Bangkalan kepada masyarakat luas," kata Lukman Hakim Grand Final Pemilihan Duta Wisata Kachong Jhebbhing Bangkalan 2026 di Gedung Serbaguna Rato Ebuh, Bangkalan, Rabu malam.

Pemilihan Duta Wisata Kachong-Jebbhing tahun ini mengusung tema "Rampa' Naong Bringin Korong”.

"Rampak Naong, Bringen Korong" ini merupakan ungkapan simbolik dan falsafah dalam Bahasa Madura yang memiliki makna menyukai kehidupan rukun dan damai tanpa perilaku kekerasan.

Tema tersebut diharapkan sejalan dengan perkembangan pariwisata Bangkalan, khususnya di kawasan pesisir utara, sekaligus mendorong agar keberadaan destinasi wisata memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya.

"Karena itu, kami ingin pemilihan duta wisata Bangkalan kali ini akan mampu menghadirkan sesuatu yang sejuk, tepat guna dan bernilai guna," kata Bupati Lukman.

Proses pemilihan dilaksanakan melalui sejumlah tahapan seleksi, mulai dari pembekalan, eliminasi hingga grand final.

Tahapan tersebut dirancang untuk meningkatkan wawasan dan membentuk kepribadian para peserta agar mampu menjalankan peran sebagai representasi daerah.

Baca juga: Pemkot Jakut ingatkan peran Abang-None sebagai duta budaya & wisata

Baca juga: Wamenpar harap Pemda gandeng konten kreator promosikan pariwisata

Ia berharap, Duta Wisata Kachong-Jhebbhing terpilih nantinya mampu memperkenalkan dinamika kehidupan masyarakat Madura dari berbagai aspek. Seperti produk unggulan daerah, destinasi wisata, potensi investasi, serta pemahaman terhadap kultur Madura yang dinamis, energik dan konstruktif.

Menurut Lukman, keberadaan duta wisata menjadi salah satu bagian dari upaya promosi Bangkalan secara khusus dan Madura secara umum kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

Karena itu, ia juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan untuk turut melibatkan Duta Wisata Kachong Jhebbhing dalam berbagai kegiatan dan agenda resmi pemerintah.

"Saya imbau kepada seluruh kepala OPD di Kabupaten Bangkalan untuk selalu melibatkan Duta Wisata Kachong-Jhebbhing dalam setiap kegiatan atau event," katanya.

Pelibatan tersebut diharapkan dapat memperluas ruang bagi para duta wisata untuk menjalankan perannya, sekaligus memperkenalkan identitas dan potensi Bangkalan melalui berbagai kegiatan pemerintahan maupun promosi daerah.

Pada kesempatan itu, Lukman juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Baca juga: 100 orang duta wisata Kabupaten Magelang lolos seleksi administrasi

Baca juga: Dispar Kaltim arahkan Duta-Putri Pariwisata promosi kemajuan Nusantara


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lirik Mars Hari Santri dan Teks Ikrar Santri Indonesia 2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Polda Riau Ratakan Lapak Narkoba di Kampung Panger, 2 Orang Ditangkap
• 9 jam laludetik.com
thumb
Editorial MI: Melindungi Anak
• 3 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Dua Kali Tak Hadir, Komnas PA Kirim Panggilan Ketiga untuk Ruben Onsu Soal Aduan Sarwendah
• 12 jam lalugrid.id
thumb
Hasil Liga Champions: Inter Amankan Kemenangan 1-0 atas Shaktar
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.