Dinkes Kota Cirebon Bantah Korban Keracunan MBG Meninggal: Hoaks

republika.co.id
7 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Dinas Kesehatan Kota Cirebon membantah adnaya korban keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang meninggal dunia. Kabar itu sebelumnya menyebar di media sosial saat peristiwa keracunan itu terjadi pada Selasa (20/10/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Cirebon, Siti Maria Listiawaty, menjelaskan, menerima kabar itu saat sedang memantau kondisi korban yang dirawat di RS Ciremai. Karenanya, saat itu juga ia langsung mengkonfirmasi ke para kepala puskesmas, petugas di lapangan, sampai kepada kader,

Baca Juga
  • Korban Keracunan MBG di Cirebon Alami Leukositosis
  • Korban Keracunan MBG Cirebon: Dari Balita, Lansia, Sampai Pegawai SPPG
  • 103 Siswa SMPN 2 Cisarua Diduga Keracunan MBG, Operasional Dapur Disetop 20 Hari

“Ternyata tidak ada. Kejadian itu fix enggak ada, hoaks,” tegas Siti Maria, Rabu (21/10/2026).

Ia menambahkan, sudah memastikan ke jajarannya untuk betul-betul mencari kebenaran dari isu yang ramai di media sosial tersebut. Namun, korban meninggal akibat keacunan MBG itu memang tidak ditemukan.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

“Itu sudah betul-betul cari lagi, betul-betul cari, jangan sampai kita kayak menghindar. Benar-benar enggak ada,” tukasnya.

Meski tidak ada korban meninggal dunia, ia mengakui ada satu pasien balita berumur empat tahun yang sempat mengalami penurunan kesadaran. Hal itu terjadi akibat balita tersebut mengalami syok hipovolemik akibat pengeluaran cairan secara cepat.

“Cairan anak kecil itu di dalam tubuhnya itu tidak banyak. Sedangkan dia muntah-muntah terus, diare juga. Jadi terkuras cairan. Nah itu syok hipovolemik,” terang Siti Maria.

Ia mengatakan, setelah mendapat perawatan intensif di RS Siloam, balita tersebut akhirnya sadarkan diri. Ia pun berharap agar tidak ada lagi korban lainnya yang mengalami kondisi yang parah.

Siti Maria menyebutkan, berdasarkan pendataan hingga siang ini, total jumlah korban mencapai 270 orang. Mereka terdiri dari 231 anak dan 39 dewasa, termasuk dua petugas SPPG.

Dari 270 pasien yang mengalami gejala keracunan itu, sebanyak 77 orang menjalani rawat jalan. Sedangkan 211 orang lainnya menjalani rawat inap di delapan rumah sakit yang ada di Kota Cirebon.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo: Kita Sekarang Berada Dalam Kondisi Harus Survival
• 22 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
PTPN IV PalmCo Gandeng Kemendag Perluas Pasar Ekspor Sawit, Targetkan 759 Ribu Ton CPO pada 2027
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Menlu serukan agar Indonesia tak terus jadi konsumen konten global
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Presiden Prabowo Ancam Cabut Izin Perusahaan yang Terlibat Karhutla: Ini Terorisme Lingkungan
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Rayakan Ulang Tahun ke-3, BookCabin Hadirkan Promo Spesial, Giveaway, dan Special Flight Experience
• 2 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.