Misteri Pertemuan Tertutup Pentagon-Israel di Tengah Ancaman Netanyahu Menggulingkan Rezim Iran

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Pete Hegseth melakukan kunjungan tanpa pengumuman sebelumnya ke Israel dan mengadakan pertemuan tertutup dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Pertemuan tersebut berlangsung ketika ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kembali meningkat, sementara kemungkinan dilanjutkannya operasi militer terhadap Teheran belum sepenuhnya tertutup.

Reuters pada Selasa (20/10/2026) melaporkan bahwa Hegseth menemui Netanyahu di Pangkalan Udara Ovda, kawasan Gurun Negev, Israel selatan, pada Senin (19/10/2026). Pertemuan itu membahas ancaman keamanan regional dan kerja sama militer kedua negara, termasuk kemampuan menghadapi ancaman melalui tindakan ofensif maupun defensif.

Baca Juga
  • Dinkes Kota Cirebon Bantah Korban Keracunan MBG Meninggal: Hoaks
  • Como 1907 Hajar Manchester United 4-1, Posisi Carrick Makin Tersudut
  • KPK Ungkap Alasan tak Cekal Nusron Wahid: Berstatus Saksi

Juru Bicara Kantor Perdana Menteri Israel, Doron Spielman, mengonfirmasi langsung pertemuan tersebut kepada Reuters. Menurut Spielman, Netanyahu dan Hegseth membahas berbagai ancaman di kawasan serta kemitraan Amerika Serikat dan Israel untuk menghadapinya.

"Keduanya membahas ancaman di kawasan serta kemitraan Amerika Serikat dan Israel dalam menghadapi ancaman tersebut, baik secara ofensif maupun defensif," kata Spielman kepada Reuters, Selasa (20/10/2026).

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Spielman juga menjelaskan Hegseth menyampaikan apresiasi kepada Israel karena telah menjadi lokasi penempatan ribuan personel militer Amerika Serikat. Selain membicarakan keamanan kawasan, kedua pejabat menyinggung hubungan politik Presiden Donald Trump dengan Netanyahu.

"Ada hubungan pribadi yang mendalam di antara keduanya, dan hal itu menjadi inti pembicaraan tersebut," ujar Spielman ketika menjelaskan hubungan Trump dan Netanyahu.

Konfirmasi mengenai pertemuan tersebut juga datang langsung dari Hegseth. Berbicara kepada wartawan pada Selasa (20/10/2026), kepala Pentagon itu mengakui telah mengunjungi pasukan Amerika Serikat di Israel dan bertemu Netanyahu.

"Saya berada di sana untuk mengunjungi pasukan kami dan mendapat kesempatan berbicara dengan perdana menteri," kata Hegseth sebagaimana dilaporkan CBS News.

Namun, Hegseth menolak membeberkan isi pembicaraannya dengan Netanyahu. Ia hanya menegaskan Israel selama ini menjadi mitra penting bagi Amerika Serikat dalam menghadapi persoalan keamanan kawasan.

"Tentu saja, isi pembicaraan kami bukan sesuatu yang akan saya ungkapkan. Namun, mereka telah menjadi mitra yang baik, dan saya menghargai hal itu," ujar Hegseth.

Sikap Hegseth yang tidak menjelaskan substansi pertemuan membuat perhatian tertuju pada perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran. Terlebih, kedua negara sebelumnya telah melakukan operasi militer bersama terhadap Iran pada Februari 2026, yang kemudian memperluas konflik di kawasan Timur Tengah.

Netanyahu Perintahkan Penggulingan Pemerintahan Iran

Perkembangan yang semakin meningkatkan ketegangan muncul dua hari setelah pertemuan Hegseth dan Netanyahu. Pada Rabu (21/10/2026), Netanyahu secara terbuka menyatakan bahwa penggulingan pemerintahan Iran merupakan bagian dari arah kebijakan keamanan yang ingin ditempuh Israel.

Pernyataan tersebut disampaikan Netanyahu dalam upacara kelulusan calon perwira militer Israel di sekolah perwira Bahad 1, Israel selatan. Dalam pidatonya, Netanyahu menuding pemerintahan Iran kembali berupaya mengembangkan persenjataan nuklir yang dianggap sebagai ancaman terhadap keamanan negaranya.

Netanyahu secara khusus menyebut Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei sebagai penerus kebijakan nuklir ayahnya, Ali Khamenei. Ia mengklaim pemerintahan Iran belum mengambil pelajaran dari konflik militer sebelumnya dan kembali berupaya mengembangkan senjata yang dapat mengancam Israel.

"Rezim Iran masih belum belajar dari pengalaman sebelumnya. Mojtaba Khamenei memutuskan mengikuti jejak ayahnya, dan Iran kembali berusaha mengembangkan senjata pemusnahnya," kata Netanyahu sebagaimana dilaporkan The Times of Israel, Rabu (21/10/2026).

Netanyahu kemudian menyampaikan pernyataan yang jauh lebih tegas mengenai masa depan pemerintahan Iran. Ia mengatakan penggulingan pemerintahan di Teheran merupakan langkah yang menurutnya diperlukan untuk menghilangkan ancaman terhadap Israel secara permanen.

"Karena itu, hanya ada satu cara untuk menghilangkan ancaman tersebut untuk selamanya, yakni menggulingkan rezim di Iran. Itulah arahan saya kepada militer Israel, Mossad, dan lembaga-lembaga keamanan," ujar Netanyahu.

Pernyataan tersebut juga diberitakan The Jerusalem Post pada hari yang sama. Namun, Netanyahu tidak mengumumkan tanggal pelaksanaan operasi militer ataupun menjelaskan apakah arahan tersebut telah diterjemahkan menjadi rencana serangan yang memperoleh persetujuan Amerika Serikat.

Pernyataan Netanyahu perlu dipahami sebagai sikap dan arahan politik yang disampaikannya secara terbuka. Tuduhannya bahwa Iran sedang berupaya membangun senjata nuklir juga belum dapat diperlakukan sebagai fakta yang telah dibuktikan secara independen melalui pernyataan tersebut.

Menhan Israel Ancam Balas Serangan Iran

Ancaman terhadap Iran juga disampaikan Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dalam upacara militer yang sama. Katz memperingatkan Iran dan kelompok-kelompok yang bersekutu dengannya agar tidak melancarkan serangan terhadap Israel menjelang pemilihan umum parlemen pada 27 Oktober 2026.

Menurut Katz, aparat keamanan Israel mengidentifikasi adanya upaya dari pihak-pihak yang dianggap sebagai musuh untuk mengganggu keamanan menjelang pemilu. Ia secara khusus menuding Iran dan kelompok sekutunya sedang mempertimbangkan tindakan yang berpotensi memengaruhi pelaksanaan pemungutan suara.

"Dalam beberapa hari terakhir, kami mengidentifikasi upaya musuh-musuh kami, terutama Iran dan kelompok-kelompok sekutunya, untuk melakukan serangan teror yang dapat memengaruhi hasil pemilu di Israel," kata Katz sebagaimana dilaporkan The Times of Israel.

Katz menyatakan pemerintah Israel telah meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan serangan tersebut. Ia juga mengingatkan Iran bahwa tindakan militer terhadap Israel akan memperoleh respons yang keras.

"Pesan kami kepada rezim Iran jelas. Kami mengetahui upaya kalian, kami siap menggagalkannya, dan kami siap menyerang dengan kekuatan penuh," kata Katz.

Katz kemudian menyampaikan peringatan yang lebih keras terhadap Teheran. "Jika Iran menyerang Israel, Iran akan terbakar," ujarnya.

Pernyataan Netanyahu dan Katz memperlihatkan bahwa Iran tetap menjadi perhatian utama kebijakan pertahanan Israel. Namun, ancaman terbuka kedua pejabat tersebut belum membuktikan bahwa Israel telah menetapkan waktu pelaksanaan serangan militer baru.

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Dinamika Bursa, Jasa Marga Pertimbangkan Pembelian Kembali Saham JSMR
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Shin Tae-yong Jelaskan Alasan Parkir Shayne Pattynama Vs Arema FC, Belum Pernah Masuk Skuad Persija Musim Ini: Disesuaikan Taktik
• 4 jam lalubola.com
thumb
Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PP Muhammadiyah: Jadikan Kritik sebagai Jalan Perbaikan
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Polri-BNN Gagalkan Penyelundupan 1 Ton Ketamin di Belawan, 8 Orang Tersangka
• 10 jam laludetik.com
thumb
Survei BI: Penyaluran Kredit Baru Triwulan IV 2026 Diprakirakan Meningkat
• 3 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.