Vila Milik Ketua Golkar Pinrang Usman Marham Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp900 Juta

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, PINRANG — Vila milik Ketua DPD Partai Golkar Pinrang, Usman Marham, di Desa Alitta, Kecamatan Mattiro Bulu, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), ludes terbakar pada Rabu, 21 Oktober 2026, siang.

Kebakaran yang terjadi sekitar pukul 11.30 hingga 12.00 Wita itu menghanguskan bangunan rumah panggung beserta isinya. Kerugian akibat peristiwa tersebut ditaksir mencapai Rp900 juta.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Mobil milik Usman Marham juga berhasil diselamatkan dengan bantuan warga yang berada di sekitar lokasi.

Kapolsek Mattiro Bulu, AKP Idham Andi Inong, mengatakan bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung atau rumah kerja milik Usman Marham. Saat kebakaran terjadi, bangunan tersebut dalam keadaan kosong dan tidak ada aktivitas penghuni.

“Diperkirakan kebakaran terjadi sekitar pukul 11.30 sampai 12.00 Wita,” kata Idham.

Berdasarkan penyelidikan awal, api diduga berasal dari lahan kosong di samping bangunan. Api kemudian membesar dan percikannya menyambar bagian tengah atap rumah panggung hingga kobaran api meluas.

“Titik api terbang dari lahan kosong menuju rumah panggung, tepatnya bagian atap tengah rumah Bapak Usman Marham,” jelasnya.

Warga yang melihat kepulan asap segera mendatangi lokasi untuk membantu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya. Petugas pemadam kebakaran juga dikerahkan untuk menjinakkan kobaran api yang terus membesar.

Namun, jarak menuju lokasi menjadi salah satu kendala dalam proses penanganan kebakaran.

Idham memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, bangunan beserta isinya hangus terbakar. Sementara mobil milik korban berhasil diselamatkan warga.

“Taksiran kerugian diperkirakan Rp900 juta,” ungkapnya.

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.

Lima Armada Damkar Dikerahkan

Sementara itu, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Pinrang menerima laporan kebakaran di Desa Alitta sekitar pukul 11.15 Wita.

Komandan Regu Pos 1 Mattiro Bulu, Patajangi, mengatakan petugas langsung bergerak menuju lokasi setelah menerima laporan tersebut.

“Telepon masuk sekitar pukul 11.15 Wita. Begitu menerima telepon, kami langsung berangkat,” kata Patajangi.

Dalam perjalanan, petugas berkoordinasi dengan Markas Komando (Mako) 2 Damkar Induk Pinrang untuk meminta bantuan tambahan armada.

Awalnya, satu unit mobil pemadam diberangkatkan dari Pos 1 Mattiro Bulu. Selanjutnya, empat unit mobil tambahan dikerahkan dari Mako 2 Damkar Induk Pinrang sehingga total lima armada diterjunkan ke lokasi.

“Pertama kami berangkatkan satu armada. Sementara di jalan, kami menghubungi Mako 2 Damkar Induk Pinrang dan mereka memberangkatkan empat mobil,” jelasnya.

Setibanya di lokasi, petugas menghadapi kendala berupa kabel listrik yang masih dialiri arus. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman harus dilakukan dengan memperhatikan area yang aman.

“Kami menemukan kabel yang masih dialiri listrik. Jadi, penyemprotan dilakukan pada bagian yang agak jauh dari kabel tersebut,” tuturnya.

Proses pemadaman awal pada bangunan pertama berlangsung sekitar 10 menit. Namun, di tengah upaya tersebut, api merembet ke bangunan vila panggung berbentuk pendopo yang berada di sekitarnya.

“Sementara kami menyemprot, ada lagi satu bangunan yang terbakar, yakni pendopo. Api kemudian merembet ke sana,” ujar Patajangi.

Menurutnya, kobaran api turut membakar bagian atap bangunan pendopo tersebut. Petugas membutuhkan waktu hampir satu jam untuk menuntaskan pemadaman, termasuk mengisi ulang air pada armada yang dikerahkan.

“Hampir satu jam proses pemadamannya karena ada lima mobil dan masing-masing mengisi ulang air satu kali,” pungkasnya.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih didalami pihak kepolisian. Dugaan awal api berasal dari lahan kosong di samping bangunan masih memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
IHSG Sesi I Berbalik Menguat 1,70%, Saham BREN dan BYAN jadi Penopang
• 2 jam lalukatadata.co.id
thumb
PIHPS catat harga cabai rawit Rp110.950/kg, telur ayam Rp29.150/kg
• 5 jam laluantaranews.com
thumb
Samsung Galaxy S26 FE, Nyaris Flagship
• 19 jam lalumedcom.id
thumb
Oktoberfest The Shalimar Malang Jadi Daya Tarik Baru Hospitality, La Regina Rayakan 7 Tahun
• 5 menit laluerabaru.net
thumb
Sore Ini, Presiden Prabowo Panggil Para Menteri hingga Wantimpres ke Istana
• 23 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.