Tesla melaporkan penurunan laba dan pendapatan yang stagnan pada Kuartal III-2026.
IDXChannel - Tesla melaporkan penurunan laba dan pendapatan yang stagnan pada Kuartal III-2026.
Dilansi dari AP pada Kamis (22/10/2026), penurunan laba terjadi di tengah kabar potensi merger dengan perusahaan besar Elon Musk lainnya, SpaceX.
Produsen kendaraan listrik ini melaporkan laba bersih sebesar USD787 juta (Rp14 triliun) pada kuartal lalu, turun 44 persen dibanding periode yang sama setahun sebelumnya.
Namun, arus kas bebas Tesla melonjak menjadi USD1,5 miliar. Mengingat pengeluaran besar untuk kecerdasan buatan (AI), banyak analis sebelumnya memperkirakan penurunan.
"Tampaknya Tesla mengambil pendekatan yang lebih efisien secara modal, menunda proyek jangka panjang untuk dapat membiayai sendiri pertumbuhan AI mereka," kata Analis Morningtar Seth Goldstein.
Pendapatan stagnan di angka USD28 miliar pada Juli-September, sedikit di bawah perkiraan analis.
Dalam konferensi pers SpaceX setelah perusahaan tersebut melaporkan pendapatan pada Selasa, Musk mengatakan bahwa merger yang telah lama dirumorkan dengan Tesla mungkin sedang dalam proses.
Ia mengatakan bahwa komite khusus telah dibentuk di masing-masing perusahaan untuk membahas kemungkinan penggabungan, sambil memperingatkan bahwa masih banyak rintangan yang harus dihadapi.
Musk menolak untuk membahas lebih lanjut kemungkinan merger tersebut dalam konferensi pers Tesla. (Wahyu Dwi Anggoro)





