jpnn.com, RIAU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di lima kabupaten dan kota di Provinsi Riau untuk mewaspadai potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada Kamis (22/10/2026).
Kelima wilayah tersebut, yakni Kabupaten Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, serta Kota Dumai.
BACA JUGA: Prakiraan Cuaca Hari Ini 22 Oktober, Hujan di Mayoritas Kota
Potensi cuaca ekstrem diprakirakan terjadi mulai siang hingga sore hari, serta berlanjut pada malam sampai dini hari.
Forecaster on Duty BMKG Mari Frystine mengatakan kondisi cuaca di Riau pada pagi hari diprakirakan berawan, dengan potensi kekaburan udara akibat asap.
BACA JUGA: Pemerintah Uji Coba Operasi Modifikasi Cuaca Dry Ice untuk Kurangi Asap Karhutla
Memasuki siang hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi mengguyur Kepulauan Meranti, Pelalawan, Indragiri Hilir, Indragiri Hulu, Siak, Bengkalis, Rokan Hilir, dan Kota Dumai.
Potensi hujan masih berlanjut pada siang hingga sore hari, terutama di wilayah Rokan Hilir, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kepulauan Meranti, dan Indragiri Hilir.
BACA JUGA: Cuaca Hari Ini 21 Oktober, Hujan Ringan hingga Lebat Mengguyur Mayoritas RI
Pada malam hari, hujan diprakirakan meluas ke Rokan Hulu, Siak, Pelalawan, Kampar, Kuantan Singingi, serta Kota Pekanbaru.
Sementara pada dini hari, hujan berpeluang terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Dumai, Bengkalis, Kampar, dan Siak.
“Kami mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah berpotensi mengalami hujan lebat, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan petir dan angin kencang,” katanya.
Suhu udara di Provinsi Riau diprakirakan berkisar 23–33 derajat Celsius, dengan kelembapan udara mencapai 55–99 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara hingga barat dengan kecepatan 10–20 kilometer per jam.
Sementara itu, kondisi perairan Riau diprakirakan relatif kondusif dengan tinggi gelombang laut berkisar 0,5–1,25 meter atau masuk kategori rendah.
Di tengah potensi hujan, pemantauan satelit hingga pukul 23.59 WIB mencatat satu titik panas atau hotspot di Provinsi Riau, tepatnya di Kabupaten Kuantan Singingi.
Jumlah tersebut merupakan bagian dari total 3.983 titik panas yang terpantau di Pulau Sumatera.
“Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan hotspot terbanyak, yakni 2.522 titik, disusul Lampung sebanyak 433 titik dan Kepulauan Bangka Belitung sebanyak 172 titik,” jelasnya.
Selanjutnya, Jambi mencatat 84 titik panas, Bengkulu sembilan titik, dan Sumatera Barat dua titik.
Meski jumlah titik panas di Riau terpantau rendah, masyarakat tetap diminta mewaspadai kondisi asap yang masih tebal di sejumlah wilayah.
Paparan asap dapat mengganggu kesehatan, terutama sistem pernapasan.
“Kami mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan. Warga juga disarankan mengurangi aktivitas di luar rumah apabila kondisi asap semakin pekat guna meminimalkan risiko gangguan pernapasan,” tuturnya. (mcr36/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... BMKG Peringatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Sejumlah Wilayah Riau
Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Rizki Ganda Marito




