Permainan Mahjong kini tengah menjadi tren di kalangan warga Jakarta. Tidak sekadar menjadi ajang berkumpul dan menyusun strategi, permainan asal Tiongkok ini mulai berkembang menjadi peluang bisnis yang menggerakkan ekonomi di tingkat komunitas.
Arafina, pemilik jenama Interni Asia, menangkap peluang tersebut dengan menyulap showroom miliknya menjadi ruang bermain Mahjong. Langkah ini membuat pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk interior, tetapi juga menghabiskan waktu bersama komunitasnya.
Melihat tingginya antusiasme, Interni Asia kemudian berkolaborasi dengan jenama desain Ggoodies untuk meluncurkan produk perlengkapan bermain yang fungsional dan estetis. Set yang terdiri dari tas, pouch, dan mat ini laris manis di pasaran hingga menerapkan sistem pre-order.
"Ada empat desain seperti blush pink and sage, Rivera blue stripes, flowery, dan leopard. Marketnya memang ibu-ibu muda usia 30-an. Ke depannya, kami akan mengembangkan desain yang lebih mature menggunakan material in-house Batik Parakan," papar Arafina, dikutip dari Zona Bisnis Metro TV, Kamis 22 Oktober 2026.
Baca Juga :
Main Mahjong Sambil Nongkrong? Spot Baru Ini Bisa Jadi Pilihan KamuPerwakilan Ggoodies, Nevrina Zagita dan Gita Yosika, menambahkan bahwa desain yang menarik secara visual menjadi kunci penjualan. Tampilan produk yang estetis di media sosial sukses memikat konsumen, bahkan bagi mereka yang awalnya tidak bermain Mahjong.
Selain penjualan produk, peluang ekonomi juga terbuka di sektor jasa pendidikan. Yasmin Alvina, seorang pegiat Mahjong, berhasil mengubah keterampilannya menjadi sumber penghasilan dengan membuka kelas belajar Mahjong.
"Awalnya hanya mengajari teman untuk seru-seruan. Tapi karena demand sedang tinggi, sejak Agustus lalu setiap minggu selalu ada panggilan untuk mengajar Mahjong, baik secara privat ke rumah maupun di acara-acara tertentu," ungkap Yasmin.
Dari sisi pengembangan relasi bisnis, komunitas Mahjong terbukti mampu mendongkrak tingkat kunjungan di berbagai lokasi usaha komersial. Pegiat komunitas Mahjong, Damar, menjelaskan bahwa berbagai tempat usaha kini berkolaborasi dengan komunitas Mahjong untuk mempertahankan pasar. Menurutnya, mengundang komunitas untuk bermain di lokasi usaha menjadi strategi silang yang menguntungkan kedua belah pihak.




