Oh!Some Terseret PKPU, Bagaimana Nasib Tagihan Pemasok?

wartaekonomi.co.id
1 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Perusahaan yang terkait dengan jaringan ritel gaya hidup OH!SOME, PT Pasifik Distribusi Indonesia, menghadapi proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) setelah permohonannya dikabulkan Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, putusan PKPU sementara tersebut tercatat dengan Nomor 221/Pdt.Sus-PKPU/2026/PN Niaga Jkt.Pst. pada 8 Oktober 2026. Permohonan diajukan PT Varia Niaga Sukses pada 20 Juli 2026.

Putusan tersebut memberikan waktu PKPU sementara paling lama 45 hari bagi perusahaan untuk menjalani proses penyelesaian utang dengan para krediturnya.

Perkara ini menjadi perhatian bagi pemasok dan mitra usaha yang memiliki tagihan kepada perusahaan. Proses PKPU membuka ruang bagi debitur dan kreditur untuk merundingkan penyelesaian kewajiban melalui rencana perdamaian.

Namun, besaran utang yang menjadi dasar perkara tersebut belum diketahui secara terbuka berdasarkan informasi yang tersedia.

Dalam proses PKPU, kreditur perlu mendaftarkan dan membuktikan tagihannya kepada pengurus yang ditunjuk pengadilan. Dokumen seperti kontrak, faktur, dan bukti pengiriman barang menjadi bagian penting untuk mendukung klaim piutang.

Baca Juga: Keran Impor Keramik Diperketat, Menperin Ungkap Ada Intimidasi terhadap Petugas

Baca Juga: Menperin Bakal Temui Menkeu, Usulkan Insentif Mobil Hybrid hingga PHEV

Baca Juga: Denny Indrayana Bongkar Kejanggalan Pasal PKPU yang Mengatur Syarat Pendidikan Gibran

Apabila rencana perdamaian disepakati sesuai ketentuan hukum, perusahaan berpeluang menyelesaikan kewajibannya berdasarkan skema yang disetujui. Sebaliknya, apabila perdamaian gagal, proses tersebut dapat berujung pada kepailitan.

Meski demikian, status PKPU tidak otomatis berarti perusahaan telah dinyatakan pailit ataupun seluruh kegiatan usahanya berhenti.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak OH!SOME maupun PT Pasifik Distribusi Indonesia terkait perkara PKPU tersebut, termasuk nilai utang, jumlah kreditur, dan dampaknya terhadap operasional gerai.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Tegaskan Dirinya Penerus Arah Politik Jokowi: Saya Berusaha untuk Merangkul Semua Kekuatan
• 12 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 22-25 Oktober 2026
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
KPK Usul Unsur Kerugian Negara Jadi Delik Pemberatan Pidana Korupsi
• 3 jam lalurepublika.co.id
thumb
Viral Video Warga Kalimantan Timur Sebar Benih Tanaman di Kawasan Bekas Karhutla
• 8 jam lalucumicumi.com
thumb
Yunarto Wijaya: Program MBG-Kopdes Tak Bisa Dijalankan Bermodal Insting | SATU MEJA
• 14 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.