REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bakal menambah kelompok masyarakat yang bisa mendapatkan Kartu Layanan Gratis (KLG) transportasi publik dari 15 golongan menjadi 21 golongan. Para pemilik KLG tersebut nantinya dapat menikmati layanan Transjakarta, MRT, dan LRT Jakarta secara gratis.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, salah satu kelompok masyarakat yang akan menjadi golongan penerima KLG baru adalah para pencari kerja. Layanan transportasi gratis dinilai sangat dibutuhkan untuk mendukung mobilitas masyarakat yang tengah mencari pekerjaan di ibu kota.
Baca Juga
Bahlil Sebut Indonesia Masuk Survival Mode, Gas Diutamakan untuk Domestik
Dijadwalkan Akhir Bulan Ini, Konser Andrea Bocelli di Candi Borobudur Belum Kantongi Izin
DPRD Bandung Soroti Pentingnya Kesehatan Mental di Lingkungan Kerja
"Per 1 Januari tahun 2027, Pemerintah DKI Jakarta akan membuat keputusan bahwa pencari kerja termasuk yang digratiskan naik seluruh transportasi yang dikelola oleh Pemerintah DKI Jakarta," kata dia saat membuka Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026 di SMESCO, Jakarta Selatan, Kamis (22/10/2026).
Pramono menilai, banyak pencari kerja di Jakarta yang harus memanfaatkan transportasi publik untuk beraktivitas sehari-hari. Karena itu, Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menjadikan mereka sebagai salah satu penerima manfaat layanan transportasi gratis.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
"Sehingga dengan demikian, kami sudah memutuskan, mulai per 1 Januari ada dari 15 menjadi 21 golongan yang dibebaskan naik transportasi publik di Jakarta, termasuk di dalamnya adalah pencari kerja di Jakarta," kata dia.
Ia menyatakan, kebijakan tersebut tidak hanya berlaku bagi warga yang memiliki KTP Jakarta semata. Menurut dia, pembebasan tarif transportasi publik ini juga akan berlaku untuk warga dari luar daerah yang sedang mencari kerja di ibu kota.
"Karena bagaimanapun, Jakarta terbuka bagi siapa saja dan kami berharap bahwa kesempatan itu bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin bagi saudara-saudara sekalian," kata dia.