jpnn.com - JAKARTA - Pemilih Partai Demokrat dan PKS mencatat tingkat ketidakpercayaan tertinggi terhadap pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Hal itu berdasarkan survei Voxpol Center.
BACA JUGA: Survei Voxpol: 63,1% Responden Percaya Pemerintahan Prabowo-Gibran
Temuan tersebut dipaparkan dalam survei nasional bertajuk Evaluasi 2 Tahun Kinerja Pemerintah, Program Prioritas, dan Isu Aktual pada Kamis (22/10).
CEO sekaligus Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting Pangi Syarwi Chaniago mengatakan tingkat kepercayaan terhadap pemerintah berbeda di setiap kelompok pemilih partai.
BACA JUGA: Koalisi Prabowo-Gibran Dominan, Efriza Pertanyakan Keberpihakan Kebijakan
“Temuan ini menunjukkan bahwa trust building kepercayaan publik dari masing-masing partai itu berbeda-beda,” kata Pangi dikutip dari kanal YouTube Voxpol Center Official.
Berdasarkan data survei, sebanyak 55,1 persen pemilih Demokrat menyatakan tidak percaya terhadap pemerintah Prabowo-Gibran.
BACA JUGA: Pengamat UI Ungkap Faktor Gibran Bertahan di Empat Besar Survei Capres
Sementara itu, tingkat kepercayaan dari kelompok tersebut hanya 45 persen.
Kondisi serupa terlihat pada pemilih PKS. Sebanyak 54,3 persen responden dari kelompok ini menyatakan tidak percaya, sedangkan 44,8 persen mengaku percaya terhadap pemerintah.
Sebaliknya, pemilih Partai Gerindra menjadi kelompok dengan tingkat kepercayaan tertinggi, mencapai 81,4 persen. Posisi berikutnya ditempati pemilih Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dengan tingkat kepercayaan 75,8 persen.
Di kelompok partai lainnya, kepercayaan terhadap pemerintah tercatat sebesar 68,6 persen di kalangan pemilih Golkar dan 65,2 persen pada pemilih PDIP.
Pemilih Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mencatat tingkat kepercayaan sebesar 63,3 persen, disusul NasDem sebesar 61,6 persen dan Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 65 persen.
Secara keseluruhan, survei Voxpol menunjukkan 63,1 persen responden percaya terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Adapun 35,7 persen menyatakan tidak percaya dan 1,3 persen lainnya tidak tahu atau tidak menjawab.
Data tersebut memperlihatkan adanya perbedaan tingkat kepercayaan publik terhadap pemerintah berdasarkan afiliasi politik pemilih. (kkp/jpnn)
Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra




