Singapura Sanksi 10 Perusahaan RI, Prabowo Ancam Balik Cabut Izin Usaha Asing Penyebab Karhutla

republika.co.id
8 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA  - Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan ada indikasi perusahaan asing yang harus ikut bertanggung jawab terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Prabowo mendukung pencabutan izin perusahaan asing itu dan dikelola generasi muda Indonesia.

"Kebakaran hutan, ternyata ada indikasi-indikasi banyak perusahaan asing yang harus bertanggung jawab. Dikasih konsesi sudah belasan tahun ada yang melanggar tiga kali, empat kali, ada yang belasan kali, ada yang 19 kali melanggar," kata Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 di Jakarta, Kamis.

Baca Juga
  • PSL Siapkan Tim Darurat dan Latih Pekerja Hadapi Kebakaran
  • ASDP Pastikan Penanganan Pascakebakaran KMP Batumandi
  • Kebakaran Hutan Meluas di Gunung Sumbing, Pendakian Ditutup Sementara

"Kalau dua kali melanggar dicabut saja," ujar Prabowo menambahkan.

Kepala Negara memastikan Indonesia bertanggung jawab dalam upaya penanganan karhutla, namun pada saat bersamaan ada beberapa negara yang malah mengambil pendekatan negatif terhadap upaya itu.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Padahal banyak perusahaan yang berasal dari negara-negara itu ikut berkontribusi menyebabkan karhutla. Presiden memastikan Pemerintah Indonesia akan mengumumkan nama-nama perusahaan dengan afiliasi asing terkait karhutla pada waktu yang tepat.

Prabowo mengatakan tidak perlu lagi memperpanjang izin perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran aturan pengelolaan perkebunan, termasuk melakukan pembakaran lahan.

Pencabutan izin itu juga tidak segan dilakukan terhadap korporasi dengan pemodal asing ketika mereka terbukti terlihat dalam kejadian karhutla.

"Saya tidak ragu-ragu. Saya cabut aja nanti. Tidak apa-apa. Anak-anak Indonesia mampu manage. Nanti daerah-daerah, fakultas-fakultas, cari anak-anak muda yang bagus-bagus. Masa orang Indonesia nggak bisa mengelola perkebunan-perkebunan itu," jelas Prabowo.

Di hadapan ratusan kepala daerah yang hadir pada acara tersebut, secara khusus Presiden mengapresiasi dukungan dari banyak pihak, mulai dari TNI dan Polri sampai jajaran pemerintah daerah yang ikut berjuang dalam upaya pemadaman karhutla.

Ancaman Singapura

Sebelumnya tiga perusahaan Indonesia kembali menjadi sasaran otoritas Singapura terkait kebakaran di Kalimantan yang diduga berkontribusi terhadap kabut asap di Singapura.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peristiwa 22 Oktober: Hari Santri Nasional
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Geger, Mayat Bayi Perempuan Ditemukan Terbungkus Kain dan Plastik di Kabupaten Tangerang, Polisi Lakukan Penyelidikan
• 6 jam lalutvonenews.com
thumb
Viral Video Ajudan Gubernur Kaltim Dorong Mahasiswa, Berujung Permintaan Maaf
• 16 jam lalugrid.id
thumb
Kemnaker Buka Pelatihan untuk 50 Ribu Korban PHK, Ini Syaratnya
• 4 jam lalumedcom.id
thumb
Ikut Kesepakatan Badr Bersama Pakistan, Turki dan Qatar, RI Ingin Tingkatkan Produksi Pertahanan
• 5 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.