Grid.ID – Mengikuti lomba lari bukan hanya soal menyiapkan stamina dan menentukan target waktu. Persiapan sebelum hari perlombaan juga perlu diperhatikan agar pelari bisa menjalani race dengan lebih nyaman.
Race Director myBCA Jakarta Running Festival 2026, Donny Tjahyadikarta, membagikan sejumlah hal yang perlu diperhatikan peserta sebelum mengikuti perlombaan, mulai dari pemilihan perlengkapan, menjaga waktu tidur, hingga mengatur kecepatan saat berlari.
1. Jangan Mencoba Perlengkapan Baru pada Hari H
Saat ingin mengikuti perlombaan, salah satu hal yang perlu dihindari pelari adalah menggunakan perlengkapan yang belum pernah dicoba saat latihan. Seperti sepatu baru atau gel energi yang belum dikenal tubuh, hal ini berpotensi menimbulkan ketidaknyamanan ketika perlombaan berlangsung.
“Yang pasti sebelum race itu kita jangan mencoba sesuatu yang baru di hari H nih ya kan. Jangan coba sepatu baru atau gel baru gitu loh. Jadi pakailah semua yang sudah dilatih,” ujar Donny dalam konferensi pers myBCA Jakarta Running Festival 2026 Kamis (22/10/2026).
Karena itu, perlengkapan yang akan digunakan saat lomba sebaiknya sudah dicoba terlebih dahulu ketika latihan. Dengan begitu, pelari bisa mengetahui apakah sepatu terasa nyaman dan apakah gel energi cocok digunakan selama berlari.
2. Jangan Mengabaikan Waktu Tidur
Selain perlengkapan, kualitas tidur juga menjadi bagian penting dari persiapan sebelum lomba. Rasa antusias atau gugup menjelang hari perlombaan terkadang membuat pelari kesulitan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.
“Terus yang kedua, mungkin tidur. Tidur itu harus cukup ya, at least dua hari sebelumnya tidur sudah cukup dan teratur,” kata Donny saat ditemui di Senayan, Jakarta Selatan.
Menjaga pola tidur sejak beberapa hari sebelum perlombaan dapat membantu pelari mempersiapkan kondisi tubuh. Jadi, jangan sampai kesibukan mempersiapkan perlengkapan atau rasa gugup justru membuat waktu istirahat terabaikan.
Baca Juga: Padel Jadi Cabang Olahraga Baru Asian Games 2026, Kenali Olahraga yang Makin Populer Ini
3. Jangan Menyiapkan Perlengkapan secara Mendadak
Menjelang hari perlombaan, pelari juga sebaiknya memastikan semua kebutuhan sudah tersedia. BIB atau nomor dada, sepatu, hingga gel energi bisa disiapkan sejak malam sebelumnya agar tidak ada barang penting yang tertinggal.
Persiapan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dapat mengurangi kerepotan pada pagi hari. Dengan begitu, pelari bisa lebih fokus mempersiapkan diri sebelum berangkat menuju lokasi start.
4. Jangan Langsung Berlari Terlalu Kencang saat Start
Kesalahan lain yang perlu dihindari adalah memulai lomba dengan kecepatan terlalu tinggi demi mengejar target waktu. Padahal, pelari perlu menyesuaikan pace lari dengan kemampuan dan kondisi tubuh sejak awal perlombaan.
“Yang pasti buat teman-teman pelari start dengan pace yang nyaman. Jadi jangan terlalu kencang di awal mengejar target gitu kan,” lanjut Donny.
Pelari bisa memulai dengan kecepatan yang terasa nyaman, kemudian menyesuaikannya selama perlombaan berlangsung. Cara ini membantu peserta mengatur tenaga agar tidak terburu-buru menghabiskan energi pada kilometer awal.
Tips tersebut dapat menjadi perhatian bagi pelari pemula maupun mereka yang sudah terbiasa mengikuti race. Persiapan yang matang bukan hanya soal latihan fisik, tetapi juga memastikan perlengkapan, waktu istirahat, dan strategi berlari sudah diperhatikan sebelum mencapai garis start. (*)
Artikel Asli




