KDM Siapkan Rp 250 Ribu Per Hari Bagi Warga yang Bantu Padamkan Karhutla di Ciremai

republika.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) menyiapkan skema pembayaran senilai Rp250 ribu per orang per hari plus bonus bagi masyarakat yang turun membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan.

"Kami menyiapkan Rp250 ribu per orang untuk sehari kerja pemadaman api. Dan apabila apinya cepat terpadamkan segera, kami memberikan bonus," kata Dedi dalam akun sosial medianya yang dikonfirmasi di Bandung, Kamis.

Baca Juga
  • Seratusan Investor Terguncang, Desak MSCI Jelaskan Kenapa Beri Peringatan Begitu Keras ke Indonesia
  • Polri Tetapkan 11 Korporasi Tersangka Kebakaran Hutan, Tiga di Antaranya Perusahaan Asing
  • Satu Juta Hektare Lahan Kebakaran di Jawa Barat

Langkah tersebut, diambil Dedi guna memobilisasi warga secara masif di bawah komando kepala desa, ketua RT/RW, dan camat setempat agar titik api yang meluas dapat dipadamkan secara kilat.

Instruksi pengerahan massa secara khusus ditujukan kepada warga Desa Seda dan Desa Cibuntu di Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Kuningan, yang wilayah perbatasannya berdekatan langsung dengan titik kobaran api.

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Dedi optimistis pengerahan warga dalam jumlah besar akan mempercepat pemadaman di area terjal pegunungan, sekaligus mengantisipasi ancaman bahaya yang lebih besar bagi pemukiman di sekitar kawasan taman nasional.

"Kalau ada seribu orang warga naik ke sini, dalam satu jam apinya juga selesai. Karena kalau dibiarkan, akan menimbulkan kerawanan kebakaran yang lebih luas," kata Dedi yang memimpin langsung operasi di lapangan.

Lihat postingan ini di Instagram

Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)

 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Prabowo Targetkan Kredit Rp400 Triliun untuk Petani hingga Wilayah Tertinggal pada 2027
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Blak-blakan! Saksi Dumatno Ungkap Hubungan Keluarga dengan Jokowi di Sidang Kasus Ijazah
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Emas Antam Hari Ini Kamis 22 Oktober 2026 Turun Rp4.000 Jadi Rp2.550.000 per Gram, Simak Daftar Lengkapnya
• 11 jam lalupantau.com
thumb
Viral Ibu Asih Laundry, Bagaimana Cara Kerja Agen AI Kelola Akun Medsos?
• 16 jam lalukatadata.co.id
thumb
Lantik Pengurus Petani NasDem, Surya Paloh Tegaskan Petani Profesi Mulia
• 12 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.