SHIVAMOGGA - Seekor gajah peliharaan yang membawa tempat pemujaan dewi Hindu—terbuat dari perak dan emas seberat 650 kg—mengamuk saat prosesi keagamaan di India selatan, merusak sejumlah mobil dan membuat perayaan terhenti seketika.
Rekaman dari kota Shivamogga di negara bagian Karnataka memperlihatkan orang-orang berhamburan untuk menyelamatkan diri saat gajah bernama Somanna itu melenceng dari rute prosesi.
Dalam kekacauan tersebut, tempat pemujaan berhias, yang disebut sebagai ambari, jatuh dari punggung hewan itu dan mengalami kerusakan, sehingga penyelenggara memutuskan untuk menghentikan prosesi di tengah jalan.
Peristiwa yang terjadi pada Rabu (21/10/2026) ini memicu kemarahan dari para pegiat konservasi dan aktivis hak-hak hewan. Petugas veteriner akhirnya memberikan obat penenang kepada hewan tersebut, yang kemudian dilaporkan sedang dalam masa pemulihan di sebuah kuil di dekat lokasi kejadian.
Insiden ini berlangsung saat perayaan Dasara, sebuah festival untuk memperingati hari ketika dewi Chamundeshwari mengalahkan iblis Mahishasura. Perayaan ini sangat erat kaitannya dengan Mysuru, di mana sebuah prosesi akbar menampilkan seekor gajah yang membawa howdah atau tandu berwarna emas berisi arca sang dewi di punggungnya.
Shivamogga menggelar arak-arakan sendiri yang dikenal sebagai Jamboo Savari sebagai bagian dari perayaan Dasara.
Dalam arak-arakan inilah gajah bernama Somanna itu menjadi gelisah, yang memicu intervensi dari petugas kehutanan dan kepolisian, sementara para penonton berhamburan melarikan diri.




