Pembukaan Abdidaya Ormawa 2025 Dihadiri 2500 Mahasiswa, UMI Tuan Rumah

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia, memadati gelanggang
olahraga (GOR) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Kamis, 22 Oktober.

Mereka berkumpul untuk mengikuti pembukaan Abdidaya Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) 2026, ajang yang mempertemukan berbagai program pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.

Di dalam GOR, panggung utama ditata dengan pencahayaan yang elegan dan layar besar yang menampilkan video tentang UMI.

Suara yang jernih mengiringi rangkaian acara, mulai dari penampilan hiburan, doa bersama, hingga sambutan panitia dan pimpinan. Mahasiswa yang hadir mengikuti setiap tahapan pembukaan dengan antusias.

UMI menjadi tuan rumah kegiatan nasional yang mengusung tema “Bersama Berkarya, Berdampak untuk Indonesia Berkelanjutan”.

Abdidaya Ormawa tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi mahasiswa, tetapi juga kesempatan untuk mempertemukan pengalaman dan inovasi pengabdian dari berbagai perguruan tinggi.

Ketua Panitia Abdidaya Ormawa 2026, Prof Kamal Hidjaz, mengatakan kegiatan berlangsung pada 21–25 Oktober 2026. Tahun ini, sebanyak 120 tim dari 60 perguruan tinggi di seluruh Indonesia ambil bagian, dengan jumlah peserta mencapai sekitar 2.500 mahasiswa.

Selain agenda utama, kegiatan tersebut diisi expo dan pameran, presentasi poster dan video, serta pameran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Rangkaian ini memberi ruang bagi peserta untuk memperkenalkan program, bertukar pengalaman, dan melihat berbagai pendekatan pemberdayaan masyarakat yang dikembangkan kampus lain,” tuturnya.

Prof Kamal mengatakan, UMI tidak cukup hanya menjalankan peran sebagai tuan rumah. Penyelenggaraan Abdidaya juga diharapkan memberi manfaat lebih luas, terutama dalam mendorong keberlanjutan program pengabdian yang telah dijalankan mahasiswa.

“Abdidaya tidak boleh berhenti pada piala, melainkan harus terus hidup pada karya,” ujarnya.

Pesan tersebut menekankan bahwa keberhasilan pengabdian tidak hanya diukur dari penghargaan dalam kompetisi.

“Program yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan tetap berjalan setelah pendampingan mahasiswa berakhir juga menjadi bagian penting dari capaian yang perlu diperhatikan,” ucapnya.

Rektor UMI, Prof Hambali Thalib, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada UMI sebagai tuan rumah.

Ia mempersilakan seluruh tim menampilkan karya terbaik dan mengikuti kompetisi secara sehat.

“Saya mengajak peserta memanfaatkan kesempatan berada di Makassar untuk mengenal kota ini dan membangun hubungan dengan mahasiswa dari perguruan tinggi lain,” tuturnya.

Pertemuan antarkampus kata dia, dapat membuka peluang kerja sama yang berlanjut setelah kegiatan berakhir.

Melalui Abdidaya Ormawa 2026, UMI menjadi titik temu bagi mahasiswa yang membawa pengalaman pengabdian dari berbagai daerah.

Pertukaran gagasan dan praktik baik diharapkan tidak berhenti selama kegiatan berlangsung, tetapi berlanjut menjadi kerja sama yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Dr Beny Bandanadjaja, mengatakan keterlibatan mahasiswa dalam Abdidaya menunjukkan kontribusi organisasi kemahasiswaan dalam pemberdayaan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan pengabdian menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas organisasi sekaligus memahami persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Pengalaman di lapangan juga melatih kemampuan bekerja dalam tim dan mencari solusi terhadap berbagai tantangan,” ucapnya.

Beny mengingatkan peserta agar memikirkan keberlanjutan program, sehingga manfaat pengabdian tidak berhenti ketika kegiatan selesai. Ia juga mendorong mahasiswa menggunakan pertemuan nasional tersebut untuk memperluas jejaring dan membangun kolaborasi yang produktif.

“Manfaatkan pertemuan ini untuk membangun jejaring yang produktif,” ucapnya. (wis)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketar-ketir Setelah Erick Thohir Buka Opsi Batal, Yordania Pastikan Keamanan Timnas Indonesia Selama FIFA Matchday November
• 18 jam lalutvonenews.com
thumb
Jutaan Situs Terancam usai AI Temukan Celah pada Bahasa Pemrograman PHP
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Jutaan Upaya Hacker Dideteksi, Bank hingga Pemerintah Jepang dan Eropa Waspada
• 9 jam lalukatadata.co.id
thumb
Sambut HUT ke-94, Nojorono Gelar Kompetensi Fotografi Berkarya Lewat Lensa
• 18 jam lalukumparan.com
thumb
Ketum AMI: Museum dan Kebudayaan Jadi Mercusuar Pencapaian Pemerintahan Prabowo
• 23 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.