Israel terus menggempur Gaza, Palestina, di tengah kesepakatan gencatan senjata. Akibatnya, 4 orang tewas.
Dilansir dari AFP, Jumat (23/10/2026), sebuah serangan terhadap sebuah mobil di Kota Gaza menewaskan setidaknya satu orang. Sebelumnya, tim medis =sempat melaporkan adanya dua korban jiwa.
Foto-foto dari lokasi kejadian memperlihatkan kerumunan orang berkumpul di sekitar bangkai kendaraan yang terbakar. Sementara petugas tanggap darurat yang mengenakan rompi oranye menyemprotkan air ke kendaraan tersebut.
Tim medis menambahkan, serangan lainnya menewaskan seorang pria Palestina yang sedang mengendarai sepeda di kota Khan Younis (bagian selatan) dan seorang pria di dekat kamp pengungsi Nuseirat (Gaza tengah). Selain itu, tembakan tentara Israel menewaskan seorang wanita di dekat kamp pengungsi Jabalia di wilayah utara.
Militer Israel menyatakan telah menyerang militan Hamas di Khan Younis, Nuseirat, dan Kota Gaza. Namun Israel mengaku tidak mengetahui insiden yang dilaporkan terjadi di Jabalia.
Kementerian Dalam Negeri yang dipimpin Hamas di Gaza menyatakan bahwa serangan udara Israel telah menewaskan seorang bintara dan melukai seorang petugas lainnya dari departemen kepolisian pemberantasan narkoba. Serangan tersebut menghantam kendaraan mereka saat mereka dalam perjalanan pulang setelah menjalankan tugas di kawasan Tel al-Hawa.
Israel-yang menuding kelompok militan Hamas kembali mempersenjatai diri dan melancarkan serangan yang melanggar gencatan senjata yang telah berlangsung selama setahun-telah meningkatkan intensitas serangan terhadap kelompok tersebut dalam beberapa pekan terakhir. Hamas membantah telah berupaya melancarkan serangan atau membangun kembali persenjataannya, serta menuduh Israel merusak kesepakatan damai di Gaza.
(isa/isa)





