Duduk Perkara Rp 800 Juta dari Summarecon ke Hercules hingga Disita KPK

detik.com
4 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

KPK telah menerima penyerahan uang Rp 800 juta dari pihak Rosario de Marshal atau Hercules dalam kasus dugaan korupsi terkait pengurusan hak guna bangunan (HGB) PT Summarecon Agung di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Uang yang sempat diberikan kepada Hercules itu kini disita oleh KPK.

Dirangkum detikcom, Kamis (22/10/2026), duit Rp 800 juta itu diserahkan oleh kuasa hukum Hercules ke KPK pada Kamis (15/10). Jubir KPK Budi Prasetyo menjelaskan uang itu diduga merupakan pemberian dari pihak Summarecon kepada Hercules.

Uang itu diserahkan oleh Hercules ke KPK usai kasus dugaan korupsi pembukaan blokir HGB PT Summarecon Agung Tbk mencuat. KPK kemudian menyita uang itu untuk diusut lebih lanjut ada tidaknya kaitannya dengan perkara yang diusut.

Baca juga: Sebab Musabab Summarecon Beri Rp 800 Juta ke Hercules Mulai Terbuka

Pada Rabu (21/10), KPK mengungkap ada informasi uang itu diberikan Summarecon ke Hercules untuk pengamanan lahan. KPK menduga pengamanan itu dilakukan di lahan-lahan Summarecon di Bogor.

"Kami masih dalami soal itu (maksud pemberian uang). Karena memang informasi yang kami dapatkan bahwa uang itu diberikan dari PT SMC kepada saudara HC berkaitan dengan pengamanan, ataupun pengelolaan lahan-lahan PT SMC di wilayah Kabupaten Bogor," ujar Jubir KPK Budi Prasetyo.

Berawal dari Dugaan Sengketa

Budi mengatakan ada sengketa yang terjadi di lahan Summarecon. Dia mengatakan sengketa itulah yang kemudian diduga memicu suap pembukaan blokir HGB ke pejabat ATR/BPN Kabupaten Bogor.

"Jadi memang dalam satu kawasan ini awalnya ada dugaan sengketa karena ada beberapa warga yang mengklaim memiliki sertifikat tanah dari sebagian tanah yang dikelola oleh PT SMC yang kemudian mengajukan tutup blokir ke Kantah Bogor," ungkap Budi.

"Kemudian, pada prosesnya PT SMC melakukan dugaan penyuapan kepada oknum di Kementerian ATR/BPN untuk membuka blokir itu sehingga proses HGB (hak guna bangunan)-nya bisa berlanjut," lanjutnya.

Sejauh ini, menurut Budi, uang-uang yang diberikan tersebut diduga terkait dengan proses pengelolaan dan pengamanan lahan tersebut.

"Ya, untuk pengelolaan lahan itu, salah satunya pengamanan," jelas Budi.




(rdp/isa)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gunung Semeru Erupsi Beruntun Malam Ini, Muntahkan Abu Vulknaik 800 Meter
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Bahlil Buka Opsi Stop Ekspor Gas ke Negara Tetangga
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
Solo Documentary Film Festival 2026 Ajak Penonton Donasi Penanganan Karhutla, Usung Tema
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Mulai Oktober 2026, Ini Cara Cek Status Penerimanya
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Berburu Tiket Semifinal, Ini Jadwal Tampil 8 Wakil Merah Putih di French Open 2026
• 1 jam lalueranasional.com
Berhasil disimpan.