Debut grup multinasional beranggotakan sembilan orang ini langsung mencuri perhatian dunia lewat lagu utama yang diproduksi oleh Lee Soo-man selaku produser eksekutif di bawah naungan A2O Entertainment.
Kehadiran Aijing sebagai salah satu penari dan rapper utama grup yang dijuluki Little BoA ini awalnya disambut sangat antusias oleh para penggemar musik global.
Awal Mula Skandal Kegembiraan tersebut berbalik menjadi gelombang kritik tajam ketika postingan di media sosial Tiongkok mengungkap permasalahan finansial yang melibatkan orang tua Aijing di Beijing. Perusahaan teknologi pendidikan Beijing Xiaofeishou yang dikelola oleh ibu sang idol diduga telah menunggak pembayaran gaji para pekerjanya sejak tahun 2024 lalu.
Perusahaan tersebut diketahui telah mengabaikan keputusan mediasi serta perintah pengadilan untuk melunasi klaim utang yang mencapai total nilai 3,45 juta yuan atau setara puluhan miliar rupiah.
Baca Juga :
Alasan Sakura Absen Konser LE SSERAFIM Hingga Agensi Minta MaafGelombang Kecaman Publik dan Tindak Lanjut Masyarakat internet Tiongkok meluapkan kemarahan mereka di platform Weibo hingga topik ini menduduki posisi puncak tren pencarian nasional karena menilai orang tua Aijing menggunakan uang pekerja demi membiayai pelatihan dan karier sang anak.
Menanggapi huru-hara yang kian membesar tersebut, ibu Aijing akhirnya merilis pernyataan maaf resmi di Weibo untuk berjanji melunasi seluruh kewajiban perusahaannya sekaligus memohon publik tidak mengaitkan putri remajanya yang tidak tahu-menahu mengenai urusan bisnis tersebut.
Pihak agensi A2O Entertainment diharapkan segera memberikan pernyataan resmi guna menjaga stabilitas aktivitas promosi grup di masa mendatang.
(Dinda Intan Ramadhani)
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin Aijing A2O Lite Terseret Kasus Dugaan Utang Orang Tua Klik untuk baca: https://www.medcom.id/hiburan/montase/lKY3eRAb-aijing-a2o-lite-terseret-kasus-dugaan-utang-orang-tua
(ELG)





