HARIAN.FAJAR.CO.ID, KAIRO — Sekitar 1.000 peserta mengikuti Apel Hari Santri Nasional 2026 yang digelar Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Mesir bersama KBRI Kairo dan Forum Pelajar Indonesia Buuts (FPIB) di lapangan Madinatul Buuts Al-Islamiyah Al-Azhar, Kairo, Kamis (22/10/2026).
Dalam kegiatan tersebut, PCINU Mesir turut memberikan penghargaan kepada 43 mahasiswa Indonesia kader Nahdlatul Ulama yang meraih predikat cumlaude di Universitas Al-Azhar.
Peringatan Hari Santri tahun ini mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”. Kegiatan tersebut menjadi ajang mempererat persaudaraan santri dan mahasiswa Indonesia di Mesir sekaligus mendorong lahirnya generasi berilmu yang mampu berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
Penghargaan kepada 43 mahasiswa berprestasi diserahkan oleh Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) PCINU Mesir.
Apresiasi ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas capaian akademik para mahasiswa yang menempuh pendidikan di salah satu pusat studi Islam terkemuka tersebut.
Prestasi itu juga menjadi bagian penting dalam pemaknaan Hari Santri. Semangat perjuangan santri tidak hanya diwujudkan melalui penguatan ilmu agama, tetapi juga melalui kesungguhan belajar, pencapaian akademik, dan pengamalan ilmu untuk kepentingan masyarakat.
Bagi mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Al-Azhar, keberhasilan meraih predikat cumlaude diharapkan menjadi bekal untuk mengambil peran lebih besar ketika kembali ke Tanah Air.
Penghargaan tersebut sekaligus diharapkan memotivasi mahasiswa lainnya untuk terus meningkatkan prestasi dan menjaga integritas keilmuan.
Apel dipimpin oleh Mohammad Nur Salim, Minister Counsellor Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Kairo, yang bertindak sebagai pembina. Sementara itu, pemimpin apel berasal dari jajaran Banser PC GP Ansor Mesir.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Islamic Mission City atau Madinatul Buuts Al-Islamiyah Universitas Al-Azhar, Atase Pendidikan, serta sejumlah pejabat KBRI Kairo.
Dalam kesempatan itu, Kepala Islamic Mission City menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Santri Nasional 2026 kepada para santri dan mahasiswa Indonesia di Mesir.
Kehadiran perwakilan Universitas Al-Azhar menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara komunitas pelajar Indonesia dan lingkungan pendidikan setempat.
Rangkaian Lomba dan Pentas Budaya Nusantara
Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di Mesir tidak hanya diisi dengan apel dan pemberian penghargaan akademik. PCINU Mesir juga menyelenggarakan sejumlah perlombaan yang melibatkan santri dan mahasiswa Indonesia.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi Musabaqah Qiraatil Kutub pada 15 Oktober, Musabaqah Tilawatil Quran pada 17 Oktober, serta Lomba Cerdas Cermat pada 19 Oktober 2026.
Berbagai perlombaan itu menjadi wadah bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan membaca dan memahami kitab, meningkatkan kualitas tilawah Al-Qur’an, serta memperluas wawasan melalui kompetisi pengetahuan.
Suasana peringatan semakin semarak dengan penampilan kesenian tradisional Indonesia. Reog Ponorogo, pencak silat Pagar Nusa dan Tapak Suci, serta Tari Zapin Riau ditampilkan untuk memperkenalkan keragaman budaya Nusantara di lingkungan Al-Azhar.
Pertunjukan tersebut sekaligus menjadi bentuk pelestarian identitas budaya Indonesia di tengah kehidupan masyarakat perantauan.
Melalui seni dan tradisi, para mahasiswa berupaya menjaga hubungan dengan warisan budaya daerah sekaligus memperkenalkannya kepada masyarakat Mesir.
Penampilan Pagar Nusa dan Tapak Suci dalam satu rangkaian acara juga memperlihatkan kebersamaan antarkomunitas.





