VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, mengatakan pemilihan kendaraan listrik perlu mempertimbangkan pengalaman penggunaan sehari-hari, bukan hanya spesifikasi teknis.
“Memilih kendaraan listrik pada akhirnya bukan hanya tentang spesifikasi atau teknologi yang ditawarkan, tetapi juga bagaimana kendaraan tersebut dapat menjadi bagian dari keseharian penggunanya. Kami melihat bahwa kebutuhan setiap konsumen semakin beragam, sehingga kenyamanan, kepraktisan, dan kemudahan penggunaan menjadi aspek yang sama pentingnya. Hal ini juga menjadi salah satu pertimbangan Kia dalam terus mengembangkan pilihan mobilitas listrik yang relevan bagi konsumen Indonesia,” ujar VP Operations Kia Sales Indonesia, Harry Yanto, melalui keterangan resminya.
Berikut enam tips yang dapat menjadi pertimbangan sebelum membeli mobil listrik. 1. Sesuaikan Jarak Tempuh dengan Kebutuhan Perjalanan Jarak tempuh menjadi salah satu aspek penting saat memilih mobil listrik. Konsumen sebaiknya mempertimbangkan jarak perjalanan harian, frekuensi penggunaan kendaraan, hingga kebutuhan perjalanan antarkota.
Baca Juga :
Astra Otoparts Kini Rambah Pengisian Daya Mobil Listrik di RumahPilih kendaraan dengan jarak tempuh yang sesuai dengan pola mobilitas sehari-hari. Konsumen tidak harus selalu memilih mobil dengan jarak tempuh paling jauh apabila kebutuhan perjalanan rutin dapat dipenuhi oleh model dengan jangkauan yang lebih rendah.
Perlu diperhatikan bahwa jarak tempuh aktual dapat berbeda dari klaim spesifikasi. Kondisi jalan, kecepatan berkendara, muatan kendaraan, serta penggunaan pendingin udara dapat memengaruhi konsumsi energi baterai. 2. Lakukan Test Drive untuk Mengenali Karakter Berkendara Setiap mobil listrik memiliki karakter berkendara yang berbeda. Karena itu, melakukan test drive dapat membantu konsumen menilai kenyamanan dan kemudahan penggunaan kendaraan secara langsung.
Saat mencoba kendaraan, perhatikan respons akselerasi, kenyamanan pengereman, posisi duduk, visibilitas pengemudi, serta kemudahan mengendalikan mobil dalam berbagai kondisi jalan.
Konsumen juga dapat mengenali fitur regenerative braking, yaitu sistem yang membantu memulihkan sebagian energi ketika kendaraan melambat dan mengembalikannya ke baterai. Karakter pengereman regeneratif dapat berbeda pada setiap kendaraan, sehingga pengalaman langsung dapat membantu menentukan apakah pengaturannya sesuai dengan preferensi pengemudi. 3. Perhatikan Kenyamanan dan Fleksibilitas Kabin Bagi konsumen yang menggunakan mobil listrik untuk aktivitas keluarga, kenyamanan kabin perlu menjadi pertimbangan utama. Ruang kaki, posisi duduk, akses menuju setiap baris kursi, serta pengaturan pendingin udara dapat memengaruhi kenyamanan selama perjalanan.
Baca Juga :
5 Pilihan Mobil Listrik 7 Penumpang di Indonesia, Cocok untuk KeluargaFleksibilitas ruang bagasi juga penting, terutama bagi pengguna yang kerap membawa barang dalam jumlah banyak. Sebelum membeli, konsumen sebaiknya memeriksa apakah kapasitas dan konfigurasi kabin sesuai dengan jumlah penumpang serta kebutuhan sehari-hari.
Dengan begitu, kendaraan yang dipilih tidak hanya memenuhi kebutuhan mobilitas, tetapi juga mendukung kenyamanan seluruh penumpang. 4. Pahami Fitur Keselamatan dan Bantuan Berkendara Selain fitur keselamatan dasar, konsumen dapat mempertimbangkan teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) atau sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut. Fitur yang tersedia dapat mencakup bantuan pengereman darurat, pemantauan area sekitar kendaraan, hingga pengaturan kecepatan adaptif.
Salah satu contohnya adalah Kia EV9 yang dilengkapi Smart Cruise Control untuk membantu menjaga kecepatan dan jarak aman, Forward Collision-Avoidance Assist untuk membantu merespons potensi benturan, serta Surround View Monitor yang memudahkan pengemudi saat bermanuver.
Meski demikian, konsumen perlu memahami fungsi dan batasan setiap fitur. Teknologi bantuan berkendara dirancang untuk mendukung keselamatan, bukan menggantikan kewaspadaan dan tanggung jawab pengemudi. 5. Pertimbangkan Pengisian Daya dan Layanan Purnajual Kemudahan pengisian daya turut memengaruhi pengalaman memiliki mobil listrik. Konsumen perlu mempertimbangkan kemungkinan memasang fasilitas pengisian daya di rumah, akses ke fasilitas pengisian di kantor, serta ketersediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di lokasi yang sering dikunjungi.
Baca Juga :
Spesifikasi Luxeed Stormax: Mobil Listrik Sport bertenaga 460 kWSelain infrastruktur pengisian daya, dukungan layanan purnajual juga perlu diperiksa sebelum pembelian. Beberapa hal yang dapat menjadi pertimbangan meliputi cakupan garansi baterai, ketersediaan bengkel resmi, serta dukungan teknis dari produsen.
Memahami aspek tersebut sejak awal dapat membantu konsumen merencanakan biaya dan kebutuhan perawatan selama masa kepemilikan kendaraan. 6. Pilih Desain yang Sesuai dengan Gaya Hidup Desain kendaraan juga menjadi bagian dari pertimbangan memilih mobil listrik. Proporsi bodi, tampilan eksterior, pilihan warna, hingga tata ruang interior dapat memengaruhi preferensi konsumen.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
- URL Berhasil di Salin 6 Tips Memilih Mobil Listrik yang Sesuai Kebutuhan, Jangan Hanya Lihat Jarak Tempuh Klik untuk baca: https://www.medcom.id/otomotif/tips-otomotif/0KvZyrGK-6-tips-memilih-mobil-listrik-yang-sesuai-kebutuhan-jangan-hanya-lihat-jarak-tempuh
(UDA)





