Liputan6.com, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menunggu balasan surat dari Markas Besar Tentara Nasional Indonesia (Mabes TNI), terkait dugaan keterlibatan anggota aktif dalam perkara dugaan korupsi Dana Siap Pakai (DSP) di Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein. Hingga Kamis (22/10/2026) malam, lembaga antirasuah belum menerima konfirmasi atau balasan dari Mabes TNI.
Advertisement
"Jadi, sudah sebenarnya sudah disampaikan dan sudah juga beberapa kali, termasuk apakah KPK sudah berkirim surat, ya tentunya sudah disampaikan. Kita menunggu nanti balasan atau konfirmasi dari pihak TNI," kata Taufik, dikutip Jumat (23/10/2026).
Taufik menjelaskan, surat yang dikirimkan KPK kepada TNI berisi konstruksi perkara secara utuh, beserta peran para pihak, termasuk dugaan keterlibatan prajurit TNI aktif.
Namun, dia enggan membeberkan lebih jauh isi surat tersebut kepada publik karena perkara dugaan korupsi itu masih dalam tahap penyidikan oleh tim penyidik KPK.
"Tentunya semua harus memaklumi karena kan ini proses sedang berjalan dan masih baru begitu. Tetapi sepanjang yang sudah kami sampaikan di konpers pertama, nah itulah yang bisa kami sampaikan," tutur Taufik.
"Selebihnya mohon bersabar karena tim penyidik juga sedang berproses dan saat ini sedang mendalami pihak-pihak baik kegiatan pemeriksaan di kantor maupun pemeriksaan-pemeriksaan di lapangan begitu," sambungnya.




