Hawa Terasa Panas? BMKG Catat Suhu Maksimal Mencapai 39,2°C

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Hawa panas atau gerah sudah berlangsung beberapa pekan. BMKG mencatat suhu udara maksimum sepekan terakhir bahkan mendekati 40°C.

BMKG menjelaskan, pekan ini suhu udara maksimum tercatat di:

"Penyebab utama adalah minimnya tutupan awan, terbatasnya curah hujan, serta pengaruh El Nino sangat kuat dan IOD (Indian Ocean Dipole) positif,” kata BMKG, Jumat (23/10).

Sementara itu, ahli BRIN Prof Thomas Djamaluddin di akun Instagramnya menjelaskan mengapa kota-kota di Jawa panas sekali Oktober ini, sampai malam pun gerah.

Menurutnya, ada 4 sebab, yaitu:

Karhutla

Lebih lanjut, BMKG mengungkapkan kondisi kering dan panas ini juga menyumbang pada karhutla. "Kombinasi kurangnya awan dan terbatasnya air hujan mengintensifkan pemanasan permukaan siang hari serta mempercepat penurunan kadar air vegetasi,” kata BMKG.

BMKG mencatat titik panas (hotspot) dengan tingkat kepercayaan tinggi (10 hari terakhir) terpantau di Kalimantan Tengah: 3.794 titik, Sumatera Selatan: 1.595 titik, Papua Selatan: 1.516 titik

Sebaran asap masih terdeteksi di wilayah Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Tetap Ada Hujan

Kendati kondisi kering mendominasi, beberapa daerah tetap mengalami hujan tinggi di Sumatera Utara: 190,6 mm/hari, Sumatera Barat: 130,7 mm/hari, Aceh: 119,0 mm/hari, Kalimantan Barat: 83,0 mm/hari, Papua Tengah: 78,0 mm/hari.

Pemicu hujan lebat ini adalah Aktivitas MJO, Gelombang Kelvin, Gelombang Mixed Rossby-Gravity (MRG), perlambatan dan pertemuan angin, serta suhu muka laut yang hangat.

Prakiraan Cuaca 23-29 Oktober 2026

BMKG juga merilis prakiraan cuaca Indonesia sepekan ke depan yang berlaku dari tanggal 23-29 Oktober 2026, yaitu:

Potensi Utama: Sebagian besar wilayah Indonesia diprakirakan mengalami curah hujan rendah hingga menengah (0–150 mm/dasarian).

Faktor Penyebab Kering: dipengaruhi fenomena El Nino sangat kuat dan Dipole Mode Index (DMI) positif yang menekan/mengurangi pertumbuhan awan konvektif secara umum.

Adapun pemicu hujan lokal/regional adalah:


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
1.215 Pelajar Adu Inovasi di Astra Honda Motor Best Student 2026, Angkat Solusi Lingkungan hingga Pertanian
• 19 jam laluharianfajar
thumb
Hari Santri 2026, Prabowo: Santri Kompak dan Hebat Indonesia Semakin Kuat
• 17 jam lalunarasi.tv
thumb
WN Malaysia Laporkan Eks Kasubdit Narkoba Bareskrim Polri Diduga Terlibat Kasus Penipuan Investasi Tambang
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Menteri Maman: 63.189 UMKM Terlibat dalam Ekosistem MBG
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Terungkap! Mayat Pria Terbungkus Karung di Asahan Driver Taksi Online, Mobil Raib
• 6 jam lalurctiplus.com
Berhasil disimpan.