Menbud usulkan kerja sama dengan Suriname untuk pererat diplomatik

antaranews.com
14 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengusulkan kerja sama dengan Suriname untuk mempererat hubungan antarbangsa sekaligus merawat akar sejarah dan identitas diaspora Indonesia di kancah global.

“Yang kita bisa lakukan adalah kerja sama pengusulan warisan dunia dengan UNESCO. Kemarin kita sudah jajaki pengusulan jaranan, namun bisa kita usulkan juga seperti aksara Jawa. Selain itu, Suriname dan Indonesia juga bisa membuat MoU kebudayaan sebagai payung hukum untuk pelestarian budaya,” ujar Menbud dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Jumat.

Selain itu, ia mengusulkan aktivasi budaya melalui Rumah Budaya Indonesia di Suriname, pengusulan bersama Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb), serta kerja sama nota kesepahaman tentang kebudayaan antara kedua negara agar kerja sama bilateral di bidang pelindungan dan pemajuan kebudayaan memiliki landasan hukum yang kuat, terstruktur, serta berkesinambungan.

Baca juga: Indonesia jajaki kerja sama kebudayaan dengan Suriname

Saat melakukan dialog dengan Duta Besar Republik Indonesia untuk Suriname, Agus Priono, Menbud menegaskan bahwa Indonesia dan Suriname memiliki kekayaan budaya yang serupa, mengingat sejarah yang mencatat bahwa pemerintah kolonial Belanda mengirimkan buruh kontrak pribumi ke Suriname.

Berbekal dari hal tersebut, Menbud menegaskan bahwa budaya antara kedua negara harus tetap lestari di Suriname.

Hal tersebut sesuai dengan amanat konstitusi Pasal 32 Undang-Undang Dasar 1945, yang mana negara memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia.

Baca juga: Indonesia bidik peluang penempatan pekerja migran di Suriname, Guyana

“Kementerian Kebudayaan berkomitmen untuk mengembangkan budaya sesuai amanat konstitusi, yakni memajukan kebudayaan di tengah peradaban dunia, salah satunya melalui diplomasi budaya. Suriname merupakan negara dengan cukup banyak diaspora Indonesia sehingga ada potensi yang besar untuk mengembangkan budaya kita di Suriname,” kata Menbud.

Ia juga menyoroti soal pemberian apresiasi kepada tokoh-tokoh budayawan yang telah mengenalkan budaya Indonesia di Suriname, salah satunya Paul Somohardjo, politisi Suriname dan budayawan keturunan Jawa.

Tidak hanya tokoh, Menteri Fadli juga mengusulkan pemberian apresiasi kepada warung-warung Jawa yang memperkenalkan gastronomi Nusantara di tanah Suriname.

Baca juga: RI dan Suriname kolaborasi lindungi pesisir dan rehabilitasi mangrove

Duta Besar Republik Indonesia untuk Suriname, Agus Priono menyambut baik komitmen Kementerian Kebudayaan dalam melakukan diplomasi budaya dengan Suriname.

Dubes Agus menjelaskan, “Meskipun diaspora Jawa hanya sekitar 17 persen di Suriname, namun budaya Indonesia berkembang dengan baik di sana. Bisa terlihat dari berbagai aspek, seperti pelestarian budaya wayang, jaran kepang, ludruk, hingga kuliner warung Jawa yang menyediakan makanan tradisional seperti pecel dan nasi rames,” katanya.

Baca juga: Penduduk Jawa disebut telah membentuk budaya gotong royong di Suriname


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Simak Sung Hoon dan Oh Se Young yang Tampil Serasi di Poster What a Boss Wants
• 15 jam lalubeautynesia.id
thumb
Polisi Tetapkan Dokter di Bandung Tersangka Pencabulan Balita
• 15 jam lalukompas.tv
thumb
Bakom Klaim 2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Tak Ada Satu Orang Pun Ditangkap, Koalisi Langsung Tunjuk Data 703 Warga Sipil
• 22 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pemerintah Segera Serahkan DIM RUU Migas ke DPR, Bahlil Sebut Penyusunan Sudah Capai 90 Persen
• 19 jam lalupantau.com
thumb
3 HP Murah dengan Layar 120Hz, Harganya Nggak Sampai Rp2 Jutaan
• 20 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.