Prabowo Bilang Indonesia Kaya, Mau Salurkan Rp 400 T ke Petani-Nelayan

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa Indonesia adalah negara kaya, terlihat dari data paritas daya beli atau purchasing power parity (PPP) yang dikeluarkan Dana Moneter Internasional (IMF).

Dalam data tersebut, Indonesia menempati peringkat ketujuh ekonomi terbesar dunia. Prabowo menilai capaian tersebut menunjukkan besarnya potensi ekonomi Indonesia yang perlu dikelola agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Baru saja IMF mengeluarkan daftar urutan ekonomi terbesar di dunia dari PPP, purchasing power parity, berarti kemampuan daya beli nyata dari ekonomi banyak negara. Indonesia hari ini ditempatkan dalam urutan ketujuh di dunia,” kata Prabowo dalam Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), Kamis (22/10).

Menurutnya, Indonesia memiliki kekuatan ekonomi yang besar, ditopang oleh kekayaan sumber daya alam serta kemampuan pelaku usaha di berbagai sektor. Pertumbuhan ekonomi juga harus didukung peningkatan pendapatan riil dan daya beli masyarakat, termasuk petani, nelayan, pedagang, serta UMKM.

“Kita kuat, kita kaya. Tapi sekarang masalahnya adalah bagaimana kita kelola itu supaya bisa dirasakan langsung oleh rakyat kita yang paling memerlukan,” ujarnya.

Oleh karena itu, Prabowo mengungkapkan pemerintah akan memperluas penyaluran kredit bagi masyarakat, yang saat ini telah mencapai sekitar Rp 53 triliun menjangkau kurang lebih 2 juta keluarga.

Untuk tahun berikutnya, pemerintah menargetkan penyaluran kredit hingga Rp 400 triliun bagi petani, nelayan, masyarakat perdesaan, daerah terpencil, daerah tertinggal, serta kelompok berpenghasilan rendah. Target tersebut, menurut Prabowo, dapat menjangkau sekitar 48 juta keluarga.

“Saya ingin menyalurkan Rp 400 triliun kepada para petani, nelayan, dan mereka-mereka yang berada di pedesaan dan di daerah-daerah terpencil dan daerah-daerah yang tertinggal, juga di daerah-daerah perkotaan yang berpenghasilan rendah," ungkapnya.

Prabowo mengatakan, dana tersebut berpotensi menjangkau sekitar 28 juta keluarga atau setara dengan 100an juta jiwa jika memperhitungkan terdapat 4 anggota dalam setiap keluarga.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Antisipasi Karhutla, Pemprov Jateng Imbau Penutupan Jalur Pendakian Gunung
• 8 jam laludetik.com
thumb
Danza B8 Pamer Bisa Berjalan dengan Tiga Roda di China
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Jadwal Pekan Ketujuh Super League 2026/2027: Ada Derbi Suramadu dan Persik Tantang Persija
• 8 jam laluberitajatim.com
thumb
10 Saham Top Gainer Perdagangan Kamis 22 Oktober 2026, ASMI-ENAK Teratas
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Pemerintah Siapkan Rp1,28 Triliun untuk Program Satu Orang Satu Rekening
• 18 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.