OJK Dorong Universal Banking, BWS Berpeluang Kembangkan Bisnis

idxchannel.com
1 jam lalu
Cover Berita

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pengembangan universal banking melalui Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) 2026-2030.

OJK Dorong Universal Banking, BWS Berpeluang Kembangkan Bisnis. (Foto: BWS)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mendorong pengembangan universal banking melalui Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) 2026-2030 yang diluncurkan pada 2 Oktober 2026.

Pengembangan universal banking menjadi bagian dari agenda pendalaman pasar keuangan dan penguatan intermediasi.

Baca Juga:
OJK Harap Program Rekening Perbankan Gratis Tidak Berujung Jadi Akun Dormant

Arah kebijakan tersebut membuka ruang bagi industri perbankan, termasuk PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906 Tbk (SDRA) atau BWS, untuk mengoptimalkan layanan, memperluas bisnis, dan mendiversifikasi sumber pendapatan.

Selain universal banking, agenda RP3I 2026-2030 mencakup peningkatan pembiayaan sektor produktif, penguatan ekosistem rantai pasok, serta pengembangan open banking dan open finance untuk meningkatkan kualitas dan efektivitas intermediasi.

Baca Juga:
BI Pangkas GWM 2 Persen, Bank Besar Cuma Dapat Efek 1 Persen

Arah pengembangan tersebut memberikan ruang bagi bank untuk memenuhi kebutuhan keuangan nasabah secara lebih menyeluruh.

Bagi BWS, peluang tersebut dapat dijajaki melalui layanan yang telah dimiliki, seperti treasury, trade finance, hingga distribusi produk investasi, dengan tetap mengikuti ketentuan dan perizinan yang berlaku.

Baca Juga:
Transaksi Bank Jago (ARTO) di Arab Saudi Melonjak Hampir 2 Kali Lipat, Digemari Gen Z

Analis NH Korindo Sekuritas Indonesia, Leonardo Lijuwardi, menilai arah kebijakan tersebut memberi ruang bagi bank yang memiliki jaringan internasional seperti BWS untuk mengembangkan bisnis melalui layanan yang telah dimiliki, mulai dari treasury, trade finance, hingga distribusi produk investasi.

“Peluang BWS terletak pada kemampuan menghubungkan berbagai layanan sesuai kebutuhan nasabah. Nasabah korporasi, misalnya, membutuhkan fasilitas perdagangan, transaksi valuta asing, dan pembayaran dalam satu rangkaian kegiatan usaha. Integrasi tersebut berpotensi meningkatkan kontribusi bisnis dari hubungan nasabah yang sudah terbentuk,” kata Leo.

BWS memiliki layanan transaksi valuta asing melalui FX Today, FX Tomorrow, dan FX Spot, yang menyediakan pilihan waktu penyelesaian transaksi.

Pada bisnis perdagangan, BWS menyediakan layanan ekspor dan impor serta documentary collection, dengan dukungan jaringan bank koresponden internasional dan tenaga spesialis perdagangan.

Pengembangan bisnis tersebut juga ditopang posisi BWS sebagai anak usaha Woori Bank Korea yang memiliki jaringan di 24 negara.

Jaringan tersebut mencakup sejumlah negara, antara lain China, Jepang, Vietnam, Singapura, Amerika Serikat (AS), Inggris, dan Uni Emirat Arab.

Menurut Leo, jaringan global tersebut dapat menjadi salah satu basis bagi BWS untuk menjajaki sinergi bisnis lintas negara, terutama dalam melayani perusahaan Korea Selatan di Indonesia dan perusahaan Indonesia yang memiliki aktivitas perdagangan internasional.

Di segmen individual, BWS juga menyediakan layanan distribusi Surat Berharga Negara (SBN) ritel dalam kategori wealth management. Layanan tersebut menjadi salah satu pilihan produk investasi bagi nasabah.

Leo menilai optimalisasi layanan transaksi dan distribusi produk investasi berpotensi meningkatkan pendapatan nonbunga, termasuk pendapatan berbasis komisi sesuai karakteristik masing-masing layanan.

Pengembangan bisnis tersebut tetap perlu memperhatikan ketentuan dan perizinan yang berlaku, serta didukung kompetensi sumber daya manusia dan manajemen risiko.

“Diversifikasi pendapatan akan semakin kuat apabila nasabah aktif menggunakan layanan yang ditawarkan. Karena itu, BWS perlu memastikan produknya relevan, mudah diakses, dan sesuai profil nasabah. Pendekatan tersebut dapat mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan sekaligus memperkuat daya saing,” tutur Leo. (Aldo Fernando)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri Tegaskan Larangan Vape, Sebut Jadi Pintu Masuk Narkotika
• 17 menit lalurctiplus.com
thumb
BSSN Beri Peringatan soal PHP2SHELL, Server Berisiko Diambil Alih Hacker
• 11 jam lalukatadata.co.id
thumb
Mayat Wanita Ditemukan di Pantai Krakal Gunungkidul, Kenakan Kaus-Pakaian Dalam
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
2 Tahun Pemerintahan Prabowo, Harga Pupuk Turun 20% dan Petani Makin Sejahtera
• 27 menit lalukumparan.com
thumb
Pimpin Hari Santri 2026, Wali Kota Munafri Ajak Santri Bebas Berkarya
• 3 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.