JAKARTA - Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menghadiri pengungkapan kasus penangkapan kapal yang diduga membawa satu ton narkoba jenis ketamine. Kegiatan tersebut berlangsung di Belawan, Sumatera Utara, Jumat (23/10/2026).
Mengawali sambutannya, Suyudi mengaku bahagia karena sampai dengan saat ini, dirinya masih merangkap jabatan sebagai Kapolri dan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN).
"Saya sangat berbahagia karena saya bisa berbicara kapasitas saya sebagai Kapolri sekaligus juga sebagai Kepala BNN," kata Suyudi mengawali sambutannya.
Suyudi memaparkan, berdasarkan data dari BPS dan BRIN, Sumatera Utara dewasa ini menjadi wilayah nomor satu terkait kasus tindak pidana narkoba.
"Tapi jangan kecil hati, walaupum nomor satu tapi pengungkapannya juga banyak juga," ujar Suyudi.
Namun, Suyudi meminta kepada seluruh jajarannya di Sumut untuk terus berupaya keras memutus mata rantai peredaran narkoba tersebut.
Baca Juga:Mahasiswa di Makassar Bakar Motor Senior di Parkiran Kampus, Diduga Dendam"Jangan kecil hati dengan data, data biasa tapi yang paling penting langkah-langkah kita hadapi narkoba harus terus. Dari hulunya pencegahannya," tegas Suyudi.
Sebelumnya, polisi menangkap delapan orang terkait dengan kapal MT Global 168 yang diduga membawa satu ton narkoba jenis ketamine di Perairan Belawan, Sumatera Utara.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Kristian Parluhutan Siagian mengungkapkan, delapan orang tersebut satu di antaranya adalah Warga Negara Asing (WNA).
"Tersangka yang diamankan 8 orang (7 WNI dan 1 WNA)," kata Krist kepada awak media, Kamis (22/10/2026).
#nasional




