Perkuat Daya Saing Global, FMIPA UNM Perkuat Kolaborasi Akademik Bersama Empat Universitas Terkemuka di Asia

harianfajar
1 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Negeri Makassar (UNM) memperluas jejaring akademik internasional melalui program International Lecturer and Student Mobility ke Kasetsart University, Bangkok, Thailand.

Program ini menjadi bagian dari kolaborasi lima universitas Asia dalam Konsorsium Science Education untuk memperkuat pendidikan, riset, dan daya saing akademik lintas negara.

Dekan FMIPA UNM, Prof. Suwardi Annas, Ph.D., secara resmi melepas peserta program tersebut pada Kamis, 22 Oktober 2026.

Sebanyak tiga dosen Jurusan Biologi dan lima mahasiswa Program Studi S3 Pendidikan Biologi akan mengikuti kegiatan yang berlangsung pada 23–30 Oktober 2026.

Program mobilitas ini melibatkan lima perguruan tinggi, yakni Kasetsart University (Thailand), Seoul National University (Korea Selatan), UNM (Indonesia), Hokkaido University (Jepang), dan National Taiwan Normal University (Taiwan).

Kolaborasi tersebut membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa FMIPA UNM untuk memperluas pengalaman akademik, membangun jejaring internasional, serta bertukar pengetahuan dalam pengembangan pendidikan sains dan matematika.

Prof Suwardi menekankan pentingnya memanfaatkan program mobilitas sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas akademik sekaligus memperkuat hubungan kerja sama dengan perguruan tinggi mitra.

“Bermitra dalam Konsorsium Science Education bersama Seoul National University, universitas peringkat 38 dunia, serta universitas-universitas terkemuka lainnya di Asia adalah kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kita,” bebernya.

Prof Suwardi berpesan kepada seluruh peserta agar membawa nama baik FMIPA UNM, menyerap sebanyak mungkin ilmu dan pengalaman, serta membangun jejaring yang bermanfaat bagi pengembangan UNM ke depan, khususnya FMIPA UNM.

Salah satu anggota konsorsium, Seoul National University (SNU), tercatat berada di peringkat ke-38 dunia dalam QS World University Rankings 2026/2027.

Sementara itu, Hokkaido University dan National Taiwan Normal University juga menjadi mitra dalam kerja sama akademik lintas negara tersebut.

Keterlibatan FMIPA UNM dalam konsorsium ini menjadi bagian dari upaya fakultas memperluas kolaborasi dengan perguruan tinggi di kawasan Asia.

Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya memperkaya pengalaman peserta, tetapi juga membuka peluang pengembangan pendidikan dan penelitian melalui pertukaran praktik akademik.

Selama berada di Kasetsart University, para peserta dijadwalkan mengikuti sejumlah kegiatan, termasuk International Conference dan International Benchmarking.

Kegiatan ini menjadi ruang untuk bertukar gagasan, membandingkan praktik akademik, serta memperluas wawasan mengenai pengembangan pendidikan sains dan matematika.

Prof Suwardi menuturkan bahwa program tersebut sejalan dengan komitmen FMIPA UNM mendukung internasionalisasi universitas dan menghadirkan pengalaman belajar berwawasan global bagi sivitas akademika.

“Kami ingin dosen dan mahasiswa FMIPA UNM tidak hanya unggul di tingkat nasional, tetapi juga mampu bersaing dan berkolaborasi di tingkat dunia. Konsorsium ini adalah salah satu jembatannya,” katanya.

Melalui program mobilitas dan kemitraan internasional ini, FMIPA UNM menargetkan penguatan kapasitas dosen dan mahasiswa sekaligus perluasan jejaring akademik.

Pengalaman yang diperoleh peserta diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pembelajaran, penelitian, dan peningkatan kualitas lulusan setelah kembali ke Indonesia.(ams)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Lima final para bulu tangkis warnai jadwal Indonesia Jumat
• 9 jam laluantaranews.com
thumb
Polda Sulut tahan dua mantan pejabat terkait dana publikasi media
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
BRI Siap Buyback Saham, Bukti Optimisme terhadap Fundamental dan Prospek Jangka Panjang
• 18 jam laluidxchannel.com
thumb
Low Tuck Kwong Sumbang Rp1,7 Triliun ke Singapura, Eks Mendag Singgung Nasib Pendidikan Indonesia
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Patroli Hutan Dayak Bahau, Upaya Menjaga Alam dan Wilayah Adat
• 4 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.