Grid.ID - Melihat karya seni di galeri tentu memberikan pengalaman tersendiri. Namun, pernahkah membayangkan bagaimana sebuah lukisan atau patung akan terlihat jika ditempatkan di ruang keluarga atau sudut rumah?
Penempatan karya seni ternyata dapat memengaruhi suasana sebuah ruangan. Warna dinding, pencahayaan, furnitur, hingga material yang digunakan di sekitarnya juga membuat karya terlihat berbeda.
Gagasan tersebut menjadi salah satu hal yang diangkat dalam pameran WARI’ Art/Interior 2026 yang berlangsung pada 20–24 Oktober 2026 di showroom Javier, Jakarta Design Center (JDC), Jakarta.
Berbeda dari pameran seni yang umumnya menampilkan karya di ruang galeri dengan dinding netral, WARI’ menghadirkan karya seni di tengah penataan interior yang menyerupai ruang hidup sehari-hari.
Melalui konsep ini, pengunjung dapat melihat bagaimana lukisan, patung, dan berbagai objek seni berpadu dengan furnitur, pencahayaan, serta elemen dekoratif lainnya.
Pameran tersebut digagas oleh Martin Lim melalui Javier, dengan melibatkan BK Studio dan Galeri ZEN1.
Martin menjelaskan, WARI’ berangkat dari keinginan untuk memperkenalkan karya seniman Indonesia kepada masyarakat yang lebih luas, termasuk mereka yang memiliki ketertarikan pada dunia desain dan interior.
“Kami percaya banyak seniman Indonesia memiliki kreativitas dan kualitas karya yang luar biasa,” ujar Martin dalam siaran pers yang diterima Grid.ID.
“Melalui WARI’, kami ingin membuka ruang baru agar karya mereka dapat diapresiasi oleh audiens yang lebih luas, sekaligus membangun hubungan yang lebih dekat antara seni dan kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.
Hadirkan karya seni dalam penataan interior
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam pameran WARI’ adalah hubungan antara karya seni dan ruangan tempat karya tersebut ditampilkan.
Sebagai contoh, sebuah patung dapat memberikan kesan berbeda ketika diletakkan di ruang duduk dibandingkan dengan area penghubung antarruang.
Begitu pula dengan lukisan. Warna dinding, arah pencahayaan, dan furnitur di sekitarnya dapat memengaruhi tampilan karya secara keseluruhan.
Untuk mewujudkan konsep tersebut, Javier menghadirkan rancangan interior dan eksplorasi material, sementara BK Studio berperan dalam penataan karya serta alur ruang pameran.
Galeri ZEN1 turut terlibat dalam kurasi seni dan pemilihan seniman yang berpartisipasi.
Menariknya, nama WARI’ sendiri terinspirasi dari konsep wari’ dalam tatanan adat Bugis, yang berkaitan dengan pengaturan, kedudukan, dan penempatan sesuatu sesuai konteksnya.
Filosofi ini kemudian diterapkan dalam penataan pameran, dengan mempertimbangkan karakter setiap karya dan hubungannya dengan elemen interior di sekitarnya.
Dengan demikian, pengunjung tidak hanya menikmati karya seni secara terpisah, tetapi juga dapat memperoleh gambaran mengenai penerapannya dalam sebuah ruangan.
Libatkan seniman Indonesia dengan beragam karya
Selain menawarkan konsep penataan yang berbeda, WARI’ Art/Interior 2026 juga menghadirkan sejumlah seniman Indonesia dengan karakter karya masing-masing.
Salah satunya adalah Andry Boy Kurniawan yang menampilkan patung resin tiga dimensi dengan karakter imajinatif, termasuk karya yang terinspirasi dari shio Tionghoa dan zodiak.
Ada pula Apin yang memadukan humor dan komentar sosial melalui pengolahan objek yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Arief Witjaksana menghadirkan karya yang mempertemukan seni rupa, desain karakter, dan art toys melalui Malaccan Tales.
Pengunjung juga dapat melihat karya Indra Evendi bersama Alex Bayusaputro melalui seri Batloon, serta Yudi Sulistyo yang mengolah kertas, kardus, dan material lainnya menjadi objek mekanis dengan detail yang rumit.
Tak hanya itu, pameran ini turut menampilkan koleksi khusus karya Hendra Gunawan, Made Wianta, dan Ugo Untoro.
Kehadiran karya dari berbagai seniman tersebut memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk mengenal beragam pendekatan seni, mulai dari lukisan hingga objek tiga dimensi.
Terbuka untuk Pengunjung Umum
Selain menikmati pameran, pengunjung juga berkesempatan mengikuti sejumlah sesi percakapan bersama seniman.
Beberapa agenda yang disiapkan antara lain sesi interaktif bersama Arief Witjaksana mengenai Malaccan Tales, serta sesi percakapan bersama Indra Evendi.
WARI’ Art/Interior 2026 berlangsung di showroom Javier, lantai 3, Jakarta Design Center, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 53, Jakarta.
Pameran ini dapat dikunjungi masyarakat pada pukul 09.00–15.00 WIB selama periode penyelenggaraan, sesuai ketentuan akses dari penyelenggara.
Adapun informasi mengenai jadwal kegiatan dan registrasi dapat diperoleh melalui akun Instagram @Javier.Curated.
Melalui pameran ini, masyarakat diharapkan dapat mengenal karya seniman Indonesia sekaligus mendapatkan inspirasi dalam menghadirkan seni sebagai bagian dari penataan ruang sehari-hari.
Artikel Asli




