Pemkot Makassar perkuat peran strategis distribusi pangan di KTI

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Makassar (ANTARA) - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, Kota Makassar menjadi bagian penting dalam memperkuat peran strategis distribusi pangan di kawasan timur Indonesia (KTI), khususnya Sulawesi, Maluku dan Papua (Sulampua).

"Pengendalian inflasi membutuhkan sinergi semua pihak. Makassar memiliki peran strategis dalam distribusi pangan di kawasan timur Indonesia (KTI) dan kami siap menyukseskan program pusat dalam kelancaran distribusi itu," katanya di Makassar, Jumat.

Munafri Arifuddin yang menghadiri Seremoni Peluncuran Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) Wilayah Sulawesi, Maluku, dan Papua (Sulampua) 2026 itu, turut serta dalam memperkuat upaya pengendalian inflasi, khususnya di wilayah timur.

Ia menuturkan pemilihan Pelabuhan Soekarno-Hatta sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada peran strategis Kota Makassar sebagai pintu gerbang distribusi pasokan pangan menuju berbagai daerah di kawasan timur Indonesia.

Baca juga: Dinkop UKM Sulsel siapkan beragam fasilitas tingkatkan UMKM

"Makassar adalah hub di kawasan timur Indonesia dan menjadi pintu gerbangnya. Kesuksesan dan kelancaran program maupun distribusi harus dimulai dari pusatnya, yakni Makassar," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Mentan RI sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapenas), Andi Amran Sulaiman, bersama Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Dradjad Hari Wibowo, hadir memberikan sejumlah arahan.

Amran menekankan pentingnya memperkuat produksi dan distribusi pangan untuk menghadapi risiko perubahan iklim, termasuk dengan pembangunan fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) dan pemangkasan rantai pasok agar ketersediaan pangan terjaga serta harga lebih stabil.

"Kami optimistis Sulsel sebagai hub KTI dapat mendorong terwujudnya swasembada pangan beras yang berkelanjutan. Karena itu, semua pihak harus bekerja bersama-sama, membangun kolaborasi yang kuat," ujarnya.

Baca juga: Litbang Unhas: Warga KTI lebih pilih medsos wadah sampaikan aspirasi

Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono, menyampaikan bahwa GPIPS kali ini merupakan pelaksanaan seremoni keempat pada 2026, digelar untuk memperkuat upaya pengendalian inflasi dan pasokan pangan.

“Ini merupakan momentum GPIPS keempat pada 2026 sekaligus momentum memperkuat upaya pengendalian inflasi, khususnya di wilayah timur,” katanya.

Ia menuturkan pemilihan Pelabuhan Soekarno-Hatta sebagai lokasi kegiatan didasarkan pada peran strategis Kota Makassar sebagai pintu gerbang distribusi pasokan pangan menuju berbagai daerah di kawasan timur Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Hadapi Cuaca Panas dan Karhutla, Civitas Akademika Umsura Ikhtiar Lewat Salat Istisqa
• 5 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Pelapor Suket Gibran Tegaskan Tak Ditunggangi Siapa pun
• 6 jam lalukompas.tv
thumb
Wantimpres Undang Menkeu Suahasil Bahas Postur APBN dan Arah Kebijakan Fiskal 2026-2027
• 13 jam laludisway.id
thumb
Karhutla TNBS Meluas Hingga 5.000 Hektare, Diduga Dipicu Pembakaran Lahan di Banyuasin
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Kapal Penjaga Pantai PKT Berulang Kali Memasuki Perairan Timur Taiwan, Ancaman Semakin Meluas
• 13 jam laluerabaru.net
Berhasil disimpan.