Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi melontarkan candaan kepada istri Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja. Hal itu disampaikan saat memberikan sambutan dalam pelantikan Asep sebagai Bupati Bekasi untuk sisa masa jabatan 2025-2030 di Gedung Pakuan, Bandung, Jumat (23/10).
Dalam sambutannya, Dedi meminta istri Asep memahami kesibukan suaminya selama menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Ia menyebut bupati harus siap bekerja sejak pagi hingga malam untuk melayani masyarakat.
"Suaminya pulang jam 12 jangan dimarahi ya. Oke? Jangan dimarahi," kata Dedi sambil menyapa istri Asep yang hadir dalam acara tersebut.
Dedi kemudian melanjutkan candaannya dengan menggambarkan rutinitas bupati yang harus kembali bekerja sejak dini hari.
"Suaminya subuh jam 5 udah jalan lagi jangan dimarahi ya," ujarnya.
Ia bahkan berseloroh bahwa waktu Asep bersama istrinya bisa menjadi terbatas karena kesibukan mengurus pemerintahan.
"Kalau Ibu sama suami ketemunya Jumat semalam cuma 3 jam, jangan ngambek," kata Dedi.
Candaan tersebut disampaikan ketika Dedi memberikan pesan kepada Asep agar tidak hanya bekerja di kantor, tetapi rutin turun ke lapangan untuk memantau kondisi masyarakat, infrastruktur, dan pelayanan publik.
Menurut Dedi, kepala daerah harus siap menghabiskan banyak waktu untuk memastikan berbagai persoalan di wilayahnya tertangani. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan bupati merupakan amanah untuk melayani masyarakat Kabupaten Bekasi.
"Bupati hari ini bukan milik istri dan anaknya, milik rakyat Bekasi," tutur Dedi.
Menutup sambutannya, Dedi menyampaikan harapan agar Asep dapat menjalankan tugas dengan baik dan membawa perubahan bagi Kabupaten Bekasi.





