Jakarta Running Festival (JRF) 2026 bakal berlangsung pada Sabtu (24/10) dan Minggu (25/10). Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta MRT mulai beroperasi pukul 03.00 WIB agar peserta dapat menuju lokasi perlombaan sejak dini hari.
Bahkan, Pramono menyebut pelayanan transportasi tersebut gratis bagi peserta JRF.
“Pemerintah DKI Jakarta pada tanggal 24 dan 25 seperti yang sudah saya sampaikan memberikan pelayanan gratis untuk transportasi selama yang bersangkutan menggunakan race pack, BIB, jersey yang official dikeluarkan oleh panitia. Dan saya sudah meminta untuk MRT mulai operasi dari jam 03.00 pagi,” kata Pramono,” kata Pramono saat menghadiri Race Expo myBCA untuk menyambut JRF 2026 di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (23/10).
Selain soal transportasi, Pemprov DKI menyiapkan dukungan kesehatan bagi peserta JRF. Pramono mengatakan telah meminta Dinas Kesehatan menyiagakan ambulans dan tenaga medis di sepanjang rute perlombaan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan fasilitas rumah sakit dan pusat layanan kesehatan untuk mengantisipasi peserta yang membutuhkan penanganan medis selama kegiatan berlangsung.
“RSUD yang dimiliki oleh Pemerintah DKI Jakarta ada 31, kemudian ada 44 Puskesmas dan juga ada 292 Puskesmas pembantu. Jadi silakan dimanfaatkan itu dan memang kita sudah koordinasikan, kita memberikan support sepenuhnya untuk itu,” ujarnya.
Penyelenggaraan JRF tahun ini juga berlangsung berdekatan dengan konser Kanye West alias Ye. Pramono mengakui pengaturan kedua kegiatan tersebut menjadi tantangan tersendiri, tetapi optimistis keduanya dapat berlangsung tertib.
“Saya selalu berharap bahwa JRF ini sebagai salah satu event yang berjalan dengan baik dan bersamaan dengan konser Ye yang waktunya bersamaan, sehingga pengaturannya juga tidak gampang. Tetapi saya meyakini karena ini sudah dikelola secara profesional, mudah-mudahan dua-duanya berjalan dengan tertib, dengan baik, dan bisa saling menguatkan,” kata Pramono.
Pramono mengaku sempat mengikuti ajang lari yang sama pada tahun lalu. Kala itu, dia mencatatkan waktu 1 jam 32 menit.
“Tahun lalu saya 1 jam 32. Saya enggak tahu tahun ini bisa atau enggak, tapi yang jelas mudah-mudahan yang paling penting adalah sampai finish dan tidak apa, waktunya terlewati,” kata ujar dia.
Ia menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan JRF 2026 yang dinilainya berlangsung profesional.Ajang tersebut diikuti sekitar 37.000 peserta dari 48 negara.
“Saya melihat betul bahwa pelaksanaan acara ini, kegiatan ini, Jakarta Running Festival ini sungguh berlangsung sangat profesional,” ujarnya.
"Dan saya mendapatkan masukan bahwa pesertanya 37.000 dari 48 negara, lebih dari 1.000 pelari dari internasional," tambah Pramono.
Pramono menilai profesionalitas penyelenggaraan terlihat dari pengaturan alur kegiatan hingga penataan merchandise dan jersey yang dipamerkan serta dijual dalam Race Expo.
Ia berharap JRF terus berkembang menjadi ajang lari berkelas internasional. Terlebih, Jakarta Half Marathon tahun ini telah memperoleh status World Athletics Gold Label.
“Dan saya memberikan apresiasi dan mudah-mudahan 2, 3, 4 tahun lagi, 3 tahun lah jangan kelamaan, mudah-mudahan Major Marathon bisa betul-betul dilaksanakan di Jakarta oleh Jakarta Running Festival,” kata dia





