Pertamina Foundation Hadirkan Daycare Bumi Patra Simprug

jpnn.com
14 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pertamina Foundation menggelar soft opening Daycare Bumi Patra Simprug di area Kompleks Pertamina Simprug, Jakarta.

Kehadiran fasilitas ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam menghadirkan ekosistem kerja yang ramah keluarga (family-friendly workplace), sekaligus memberikan dukungan pengasuhan anak yang aman, terstruktur, dan mendukung tumbuh kembang optimal bagi para pekerja.

BACA JUGA: Pertamina Buka Akses Digital Bagi Anak Disabilitas Netra di Lombok Tengah

Layanan pengasuhan anak ini terbuka untuk umum dengan prioritas khusus bagi putra-putri karyawan Pertamina Foundation serta civitas akademika dan staf Universitas Pertamina, serta para pekerja di lingkungan Kompleks Pertamina Simprug, mencakup rentang usia tiga bulan hingga tujuh tahun.

Berlokasi strategis di dekat area perkantoran, fasilitas ini dirancang untuk mempermudah aksesibilitas harian, meningkatkan efisiensi waktu, serta memberikan ketenangan pikiran bagi para orang tua khususnya para pekerja institusi di bawah naungan Pertamina dalam menjalankan tanggung jawab profesional sekaligus peran pengasuhan di dalam keluarga.

BACA JUGA: Konsisten Perluas Akses Keuangan UMKM-K, Jamkrindo Raih Penghargaan

President Director Pertamina Foundation, Agus Mashud S. Asngari menegaskan inisiatif ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kesejahteraan pekerja serta pemenuhan hak tumbuh kembang anak secara setara, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus.

"Daycare Bumi Patra Simprug kami hadirkan untuk mendukung keseimbangan hidup para pekerja (work-life balance), sekaligus memastikan bahwa orang tua dapat bekerja dengan tenang karena buah hati mereka berada di lingkungan yang aman, penuh kasih, dan teredukasi dengan baik," ungkap Agus.

BACA JUGA: Direktur Pegadaian Berbagi Kiat Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen

Agus menambahkan kehadiran fasilitas ini juga merefleksikan nilai-nilai inklusivitas sosial yang senantiasa dijunjung tinggi oleh Pertamina Foundation dalam setiap program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan.

"Kami juga membuka jangkauan layanan ini secara inklusif, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus, agar setiap anak memperoleh kesempatan dan ruang tumbuh kembang yang setara tanpa terkecuali," imbuh Agus Mashud S. Asngari.

Dari perspektif pendidikan anak usia dini, pengasuhan pada masa awal kehidupan memegang peranan krusial bagi kondisi fisik, kognitif, emosional, serta sosial anak.

Daycare Bumi Patra Simprug menerapkan pendekatan pengasuhan terintegrasi yang memadukan lingkungan bermain aman, rutinitas harian konsisten, interaksi hangat yang responsif, serta pembiasaan positif guna melatih kemandirian anak sejak dini.

Selain aktivitas harian yang terstruktur, layanan ini dilengkapi dengan program pemantauan tumbuh kembang secara berkala, seperti skrining psikologi anak, pemeriksaan kesehatan rutin oleh dokter anak, deteksi kesehatan gigi sejak dini, hingga kegiatan edukatif luar ruangan (field trip).

Seluruh aspek operasional dijalankan dengan memprioritaskan standar keselamatan, kebersihan, dan kesehatan yang ketat sesuai prinsip Health, Safety, Security, and Environment (HSSE), termasuk pengawasan langsung yang cermat dan perlindungan privasi data kesehatan anak.

Melalui penyediaan fasilitas pengasuhan yang komprehensif ini, Pertamina Foundation berharap dapat membantu mengelola kebutuhan keluarga secara lebih terukur, yang pada akhirnya berdampak positif pada peningkatan fokus, produktivitas, serta kesejahteraan menyeluruh bagi para karyawan.(chi/jpnn)


Redaktur & Reporter : Yessy Artada


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kasus Pneumonia di RSUD Jombang Tembus 1.056 Pasien, 90 Meninggal Dunia
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Bruno Fernandes Diprediksi Hengkang Januari Nanti
• 17 jam laluharianfajar
thumb
JPO di Jakarta Bakal Ditata Mulai Tahun Depan, Ada yang Dibongkar
• 13 jam laludetik.com
thumb
Harga CPO Naik 1 Persen Sepekan, Cetak Penguatan Tiga Pekan Beruntun
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
KJRI Johor Bahru dan Imigrasi Malaysia Pulangkan 150 PMI, Total Deportasi 2026 Capai 5.021 Orang
• 16 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.