Antam perkuat fundamental bisnis demi nilai tambah jangka panjang

antaranews.com
12 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - PT Antam (Persero) Tbk (ANTM) memperkuat fundamental bisnis untuk mengawal momentum pertumbuhan nasional serta menciptakan nilai tambah jangka panjang bagi pemegang saham dan pemangku kepentingan.

"Melalui pengelolaan portofolio bisnis emas, nikel, dan bauksit, Antam berfokus pada optimalisasi operasional bernilai tambah tinggi serta pengembangan usaha berkelanjutan untuk memperkuat daya saing industri pertambangan Indonesia di tingkat Global," kata Corporate Secretary Antam Wisnu Danandi Haryanto dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Dia menyampaikan kinerja keuangan perusahaan pada semester I 2026 mencatatkan pertumbuhan yang positif.

Perusahaan itu membukukan pendapatan sebesar Rp62,71 triliun, meningkat 6,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp59,02 triliun. Sementara itu, laba periode berjalan mencapai Rp6,91 triliun atau tumbuh 34 persen dari Rp5,14 triliun pada Semester I 2025.

Menurut dia, kinerja itu menjadi modal strategis bagi perusahaan untuk melanjutkan pertumbuhan bisnis, menjaga ketahanan industri nasional, dan menjaga kepercayaan pemegang saham.

"Ke depan, kami akan terus mengoptimalkan potensi bisnis yang dimiliki serta memastikan tata kelola perusahaan berjalan dengan baik, terukur dan bertanggung jawab," ujarnya.

Sejalan dengan komitmen tersebut, kata Wisnu, pihaknya senantiasa mencermati dinamika pasar modal dan mengevaluasi berbagai opsi strategis untuk merespons kondisi pasar, termasuk kemungkinan pelaksanaan pembelian kembali saham (buyback) sebagai bagian dari langkah optimalisasi struktur modal.

Menurut Wisnu, evaluasi tersebut dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan kondisi pasar, kokohnya fundamental dan kemampuan keuangan perusahaan, serta prioritas kebutuhan pendanaan untuk mendukung operasional dan pengembangan usaha, terutama dalam mensukseskan agenda hilirisasi nasional.

"Saat ini masih dalam kajian untuk opsi buyback," bebernya.

Adapun, perusahaan itu akan mempertimbangkan langkah terbaik yang adaptif sesuai dengan perkembangan kondisi pasar, dengan tetap mengedepankan perlindungan kepentingan pemegang saham dan keberlanjutan bisnis jangka panjang.

"Antam senantiasa mencermati dinamika pasar dan mengevaluasi Langkah strategis yang relevan sesuai dengan kondisi terkini," tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya ingin memastikan setiap keputusan yang diambil tetap sejalan dengan penguatan fundamental perusahaan, selaras dengan kepentingan nasional, serta mendorong penciptaan nilai yang maksimal bagi pemegang saham dalam jangka panjang.

Baca juga: Pemerintah tunjuk PT Antam kelola tambang di Nabire

Baca juga: Analis nilai fundamental Antam kuat di tengah isu MSCI


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo, Ini 8 Kebijakan yang Jadi Sorotan
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Wamensos Apresiasi Inovasi Sosial Karang Taruna dan Prestasi Siswa Sekolah Rakyat di BBNKT Award 2026
• 3 jam laludisway.id
thumb
Analis Komentari Sikap Prabowo atas Isu Ijazah Gibran: Sudah Benar, Biarkan Saja Legislatif Gulirkan
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
Cahaya Biru Menyala di Monas, Borobudur dan Ibu Kota Nusantara jadi Simbol Seruan Perdamaian
• 14 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Ahmad Luthfi Optimistis Investasi Jateng Tembus Rp 110 T Akhir 2026
• 16 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.