Presiden RI Prabowo Subianto mengakui jika pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih banyak kekurangan.
IDXChannel - Presiden RI Prabowo Subianto mengakui jika pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih banyak kekurangan. Karena itu, ia memerintahkan untuk menindak tegas segala bentuk penyelewengan dalam pelaksanaan program MBG ini.
Hal ini dikatakan Presiden saat memberikan arahan dalam sidang kabinet paripurna pada hari Rabu (21/10) kemarin, di Istana Kepresidenan, Jakarta.
"MBG strategis. MBG vital. Banyak kekurangan dalam pelaksanaan MBG, kita akui. 13 orang sudah ditetapkan tersangka. 203 orang diperiksa Kejaksaan Agung," kata Prabowo.
Tak hanya ranah pidana, sanksi tegas administratif juga dijatuhkan. Sebanyak 353 orang tercatat telah diberhentikan dengan tidak hormat. Sementara itu, proses audit dan investigasi internal terus bergulir, dengan 2.600 orang kini sedang diperiksa oleh Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN).
Melihat masih adanya celah dan penyimpangan, Kepala Negara menginstruksikan aparat penegak hukum dan pengawas internal untuk mengambil tindakan tanpa pandang bulu demi menjaga integritas program tersebut.
"Jangan ragu-ragu ya, pecat, bersihkan sampai bersih ya," ujarnya. Menurut Prabowo, langkah ini harus dilakukan mengingat MBG merupakan program prioritas nasional yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia Indonesia ke depan.
"MBG ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita," tuturnya.
(kunthi fahmar sandy)





