JAKARTA, KOMPAS.TV – Peneliti Poshdem Universitas Andalas, Feri Amsari, dan Ketua Pergerakan Indonesia untuk Semua, Ade Armando, beradu argumen soal polemik ijazah Wapres RI, Gibran Rakabuming.
“Menurut saya adalah Gibran itu maju menjadi wakil presiden tanpa melanggar aturan mana-mana,” ujar Ade Armando.
“Sekarang Gibran ikut dalam pemilihan wakil presiden di situ. Di situ ada tulisan itu. Anda tidak perlu menunjukkan ijazah SMA Anda. Anda harus menunjukkan ijazah S1 Anda. Itu yang dilakukan oleh Gibran. Jadi salahnya Gibran di mana?” lanjutnya.
Sementara itu, Analis Komunikasi Politik Lembaga Survei KedaiKOPI, Hendri Satrio, menyinggung figur Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.
#mk #gibran #prabowo #ijazahgibran
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyebut putusan MK soal syarat pendidikan meruntuhkan legitimasi Wakil Presiden Gibran dan menjadi beban politik bagi Presiden Prabowo.
Sementara mantan presiden Jokowi menyebut ada operasi politik dan penumpang gelap di balik isu ijazah Gibran.
Dengan putusan MK memicu menggelinding ke ranah politik dan hukum, lalu bola liar isu ijazah jadi beban Gibran atau Presiden Prabowo?
Saksikan pembahasannya dalam #BolaLiarKompasTV episode “Putusan MK soal Ijazah: Beban Gibran atau Prabowo?”, Jumat, 23 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB, LIVE di KompasTV!
kompas.tv/live
Download KompasTV Apps di TV kamu, sekarang juga di https://app.kompas.tv/. Satu apps untuk semua Video Premium, Breaking News, dan Live Streaming 24/7 dari Kompas Gramedia.
Penulis : Aditya-Pramana
Sumber : Kompas TV
- ijazah gibran
- wapres gibran
- jokowi
- prabowo
- bola liar





