Prabowo Gelontorkan Banpres Rp240 Miliar untuk Atasi Karhutla di Kalimantan Barat

idxchannel.com
3 jam lalu
Cover Berita

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan presiden untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat senilai Rp240 miliar.

Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan presiden untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Barat senilai Rp240 miliar. (Foto: Dok. Setpres)

IDXChannel - Presiden Prabowo Subianto menyalurkan bantuan presiden (Banpres) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) senilai Rp240 miliar. Untuk tahap pertama, bantuan yang diberikan mencapai Rp200 miliar.

Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni mengungkapkan, banpres tersebut diberikan melalui dua tahap. Tahap pertama telah disalurkan kepada pemerintah provinsi (pemprov) dan 10 kabupaten/kota di Kalbar.

Baca Juga:
Tangani Karhutla di Gunung Bromo Hingga Ijen, BNPB Perkuat Water Bombing dan OMC

“Tahap pertama sudah turun Rp200 miliar dan itu langsung ditransfer kepada Pak Gubernur maupun kepada Bupati bupati terkait,” kata Raja Juli dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang, Kalbar, Jumat (23/10/2026).

Raja Juli menambahkan, sisanya berasal permohonan banpres untuk sejumlah kabupaten/kota yang belum mendapatkan bantuan pada tahap pertama. Pengajuan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan eskalasi karhutla yang berbeda di masing-masing wilayah.

Baca Juga:
Petugas dan Relawan Gugur Saat Padamkam Karhutla, DPR: Pengorbanan Mereka Harus Dapat Penghargaan

Presiden, kata dia, menyetujui bantuan untuk empat kabupaten di Kalbar, yakni Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau. Dana tersebut telah masuk ke rekening masing-masing daerah sekitar dua hari sebelum pernyataannya disampaikan.

“Jadi total bantuan Presiden untuk penanganan karhutla dalam bentuk Banpres total Rp240 miliar,” ujarnya.

Menhut meminta pemerintah daerah (Pemda) memanfaatkan bantuan tersebut secara maksimal dan sesuai peruntukannya. “Jadi supaya bupati bisa memanfaatkan secara maksimum apa yang sudah diberikan ini sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan surat edaran yang sudah diterbitkan oleh Pak Mendagri,” katanya.

Sebagai informasi, banpres merupakan dana yang akan dikelola sendiri oleh pemerintah daerah. Dana ini tidak termasuk dana penanganan karhutla berupa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga water bombing yang juga dilakukan oleh pemerintah pusat seperti BNPB, BMKG, Kementerian Kehutanan, dan kementerian/lembaga (K/L) lainnya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolri: Kapal Tanker Pembawa 1 Ton Narkoba Ketamine Sudah Dipantau 3 Bulan
• 5 jam laluokezone.com
thumb
Prabowo Tegaskan Indonesia Tak Takut dan Tak Gentar Hadapi MSCI
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Jusuf Kalla di Harvard Tekankan Penguasaan IPTEK dan Inovasi untuk Hadapi Krisis Global
• 15 jam lalupantau.com
thumb
Kebakaran Gunung Ciremai Hanguskan hingga 60 Hektare Lahan, BTNGC Sebut Belum Ada Laporan Satwa Liar Terdampak
• 14 jam lalupantau.com
thumb
Spoiler Drama Korea Doctor X: Kim Ji Won Hadapi Situasi yang Mengancam Nyawa Saat Masa Lalunya Mulai Terungkap
• 2 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.