Dhaka (ANTARA) - Pemerintah Bangladesh telah meluncurkan kampanye besar-besaran untuk menanam pohon palem palmyra sebagai pertahanan alami terhadap sambaran petir yang mematikan.
Menteri Manajemen Bencana dan Bantuan Bangladesh, Asadul Habib Dulu, pada hari Kamis meresmikan kampanye tersebut di sebuah distrik di utara Bangladesh dengan menanam bibit pohon palem palmyra tinggi yang dapat mengalihkan sambaran petir dari orang-orang, khususnya petani yang bekerja di bawah langit terbuka.
Menteri tersebut mengatakan Bangladesh termasuk negara yang sangat terdampak bencana akibat perubahan iklim, yang menimbulkan berbagai tantangan baru di negara Asia Selatan itu.
Kematian akibat sambaran petir lazim terjadi di Bangladesh yang berpenduduk padat pada bulan Maret hingga Mei hampir setiap tahun, saat cuaca beralih dari musim kemarau ke musim panas yang disertai hujan.
Menteri Manajemen Bencana dan Bantuan Bangladesh, Asadul Habib Dulu, pada hari Kamis meresmikan kampanye tersebut di sebuah distrik di utara Bangladesh dengan menanam bibit pohon palem palmyra tinggi yang dapat mengalihkan sambaran petir dari orang-orang, khususnya petani yang bekerja di bawah langit terbuka.
Menteri tersebut mengatakan Bangladesh termasuk negara yang sangat terdampak bencana akibat perubahan iklim, yang menimbulkan berbagai tantangan baru di negara Asia Selatan itu.
Kematian akibat sambaran petir lazim terjadi di Bangladesh yang berpenduduk padat pada bulan Maret hingga Mei hampir setiap tahun, saat cuaca beralih dari musim kemarau ke musim panas yang disertai hujan.





