Jakarta, VIVA – Tindak lanjut Geely terhadap keluhan mobil listrik EX2 yang tidak bisa mengisi daya, jawaban BYD atas gugatan terkait merek Denza senilai Rp95 triliun, hingga hasil pengujian keselamatan mobil China oleh Euro NCAP menjadi perhatian pembaca VIVA Otomotif. Tiga topik tersebut masuk dalam daftar artikel terpopuler kali ini.
1. Geely Tindak Lanjuti Keluhan EX2, Mobil Listrik yang Gak Bisa Ngecas
- VIVA/Muhammad Thoifur
Geely menindaklanjuti keluhan pemilik EX2 yang mengalami kendala pengisian daya meski mobil listrik tersebut baru digunakan selama beberapa hari. Persoalan ini menjadi perhatian karena sistem pengisian daya merupakan bagian penting dalam penggunaan kendaraan listrik sehari-hari.
Penanganan dari pihak Geely menjadi langkah penting untuk mengetahui penyebab gangguan dan menentukan solusi bagi pemilik kendaraan. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah masalah berasal dari perangkat pengisian, sistem kendaraan, atau faktor lain. Baca selengkapnya.
2. Digugat Rp95 Triliun soal Merek Denza, Ini Jawaban BYD
- VIVA.co.id/Yunisa Herawati
BYD memberikan tanggapan terkait gugatan senilai Rp95 triliun yang berhubungan dengan merek Denza. Perkara ini menjadi sorotan karena menyangkut penggunaan merek yang berkaitan dengan lini kendaraan premium perusahaan otomotif asal China tersebut.
Besarnya nilai gugatan membuat perkembangan kasus ini menarik untuk diikuti. Namun, nilai tuntutan tidak otomatis berarti perusahaan harus membayar jumlah tersebut. Proses hukum dan dasar tuntutan akan menjadi faktor penting dalam menentukan kelanjutan sengketa merek Denza. Baca selengkapnya.
3. Euro NCAP Bongkar Kelemahan Mobil China, Ada yang Dapat Skor Nol
- Xiaomi
Hasil pengujian Euro NCAP kembali menyoroti aspek keselamatan sejumlah mobil yang dipasarkan di Eropa, termasuk model asal China. Perhatian muncul karena terdapat kendaraan yang memperoleh nilai sangat rendah, bahkan skor nol dalam pengujian tertentu.
Hasil tersebut perlu dilihat berdasarkan model, kategori pengujian, dan tahun penilaian masing-masing kendaraan. Euro NCAP menguji berbagai aspek, seperti perlindungan penumpang dewasa dan anak, keselamatan pengguna jalan yang rentan, serta teknologi bantuan keselamatan. Karena itu, hasil satu model tidak bisa langsung digeneralisasi untuk seluruh mobil buatan China. Baca selengkapnya.





