Pemerintah Salurkan Banpres Rp240 Miliar untuk Penanganan Karhutla di Kalbar

eranasional.com
9 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, ERANASIONAL.COM – Pemerintah pusat menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) sebesar Rp240 miliar guna menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar).

Informasi ini disampaikan oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni saat memimpin rapat koordinasi penanganan karhutla di Ketapang, Kalbar, pada Jumat (23/10).

Rapat yang diselenggarakan secara hibrida (luring dan daring) tersebut turut dihadiri jajaran pejabat penting, di antaranya Gubernur Kalbar Ria Rosa, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan, Direktur Modifikasi Cuaca Edison Kurnia, Kapolda Kalbar Irjen Alberd Teddy Benhard Sianipar, Dandim 1203 Letkol Inf Zulkarnaen Galib, serta Kapolres Ketapang AKBP Putra Pratama.

Raja Juli menerangkan bahwa pengucuran anggaran dilakukan dalam dua gelombang:

Tahap Pertama: Sebesar Rp200 miliar telah ditransfer secara langsung ke rekening pemerintah provinsi serta 10 pemerintah kabupaten/kota.

Tahap Kedua: Tambahan dana disetujui Presiden setelah mempertimbangkan eskalasi dan keparahan karhutla di daerah yang belum tersentuh bantuan pertama.

Wilayah penerima tahap lanjutan ini meliputi Kabupaten Mempawah, Landak, Sekadau, dan Sanggau.

“Secara keseluruhan, akumulasi Bantuan Presiden untuk penanganan karhutla di Kalbar mencapai Rp240 miliar,” ujar Menhut.

Ia menambahkan bahwa dana tahap kedua telah masuk ke rekening kas daerah beberapa hari sebelum rapat berlangsung.

Menhut mengimbau para kepala daerah agar mengoptimalkan alokasi dana tersebut sesuai petunjuk operasional dan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri.

Anggaran ini dikelola penuh oleh pemerintah daerah setempat dan di luar dari dukungan operasional tingkat pusat—seperti operasi modifikasi cuaca (OMC) maupun water bombing yang terus dijalankan oleh BNPB, BMKG, Kemenhut, serta kementerian/lembaga terkait lainnya.

Untuk diketahui, Kalimantan Barat tergolong dalam salah satu dari enam provinsi prioritas utama penanganan karhutla nasional, bersama Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Jambi, dan Riau. []


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bahlil Bidik PNBP Sektor ESDM Tembus Rp165 Triliun pada 2026
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Insanul Fahmi Hadir di Acara Ulang Tahun Anak, Wardatina Mawa: Alhamdulillah Sudah Bisa Luangkan Waktu
• 7 jam lalugrid.id
thumb
Aset Bank Mandiri Tembus Rp2.404 T, Tumbuh 20,1% di Q3 2026
• 2 jam laluviva.co.id
thumb
JV WTON-PS Construction Mulai Ekspor Bantalan Rel Kereta ke Filipina
• 17 menit laluidxchannel.com
thumb
1 Calon Penyusup Demo di Grahadi Surabaya Jadi Tersangka, Kedapatan Bawa Senjata
• 23 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.