jpnn.com, MALINAU - Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil (BNPPDT) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak meninjau Pos Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Krayan Lembudud dan jalan Krayan–Malinau, Kalimantan Utara, untuk mengidentifikasi kondisi infrastruktur serta kebutuhan pembangunan di kawasan perbatasan Indonesia–Malaysia, Jumat (23/10).
Dalam peninjauan tersebut, Maruli menegaskan pentingnya sinergi antara TNI dan BNPPDT dalam mendukung pengelolaan kawasan perbatasan dan daerah terpencil.
BACA JUGA: Jenderal Maruli Jadi Wakil Panglima TNI Merangkap Kepala BNPP
“Setelah saya turun ke lapangan, saya melihat bahwa kebersamaan dalam menjalankan tugas antara TNI dan BNPPDT sangat diperlukan,” ujar Maruli.
Sia menjelaskan kunjungan ke Kalimantan Utara merupakan bagian dari rangkaian peninjauan langsung ke sejumlah wilayah perbatasan untuk melihat kondisi lapangan dan kebutuhan masyarakat.
BACA JUGA: Sertijab Kepala BNPP, Mendagri Tito Mengharapkan Pengelolaan Perbatasan Lebih Optimal
Sebelumnya, Maruli mengunjungi Pulau Miangas, Sulawesi Utara, dan dijadwalkan melanjutkan kunjungan ke Rote, Nusa Tenggara Timur.
Selain meninjau kondisi infrastruktur, Maruli menyoroti rencana pembangunan jalan di Kalimantan Utara yang menjadi perhatian pemerintah. Ia berharap pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan mulai 2027 untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah perbatasan.
BACA JUGA: Jalankan Perintah Presiden Prabowo, Menteri Dody Percepat Penanganan Jalan Perbatasan di Kalimantan
“Sudah banyak hal yang direncanakan oleh Presiden, terutama pembangunan jalan di wilayah Kalimantan Utara. Mudah-mudahan segera direalisasikan tahun depan,” katanya.
Maruli menyampaikan bahwa pelaksanaan pembangunan kemungkinan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan perencanaan dan kesiapan di lapangan.
“Rencananya mungkin ingin dilaksanakan sekaligus, tetapi pelaksanaannya tetap harus dilakukan secara bertahap,” terangnya.
Dia berharap peningkatan infrastruktur jalan dapat memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi barang, sekaligus membuka peluang pengembangan kegiatan ekonomi di kawasan perbatasan.
Selain meninjau Pamtas Krayan Lembudud dan jalan Krayan–Malinau, Maruli juga mengunjungi Markas Komando Pusat Latihan Tempur (Mako Puslatpur) TNI di Kabupaten Nunukan sebagai bagian dari rangkaian kunjungan kerja di Kalimantan Utara.
Dalam kunjungan tersebut, Maruli didampingi Sekretaris BNPPDT Makhruzi Rahman, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Nurdin, Deputi Bidang Pengelolaan Infrastruktur Kawasan Perbatasan Edi Nurhabad, serta Asisten Deputi Potensi Kawasan Perbatasan Darat Topri Daeng Balaw bersama rombongan.
Peninjauan ini menjadi upaya BNPPDT untuk mengidentifikasi kebutuhan pembangunan kawasan perbatasan guna meningkatkan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Krayan dan sekitarnya. (cuy/jpnn)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Jet Tempur Israel Mondar-Mandir Dekat Perbatasan, Iran Hanya Diam
Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan




