DPR Minta Penyidikan Penyelundupan 1 Ton Ketamin Tidak Berhenti

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com - JAKARTA - Komisi III DPR RI mengapresiasi pengungkapan penyelundupan sekitar satu ton ketamin di kapal tanker MT Global 168 di perairan Sumatera Utara.

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Rano Alfath menilai keberhasilan tersebut menunjukkan keseriusan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto dalam memberantas peredaran narkoba.

BACA JUGA: Bea Cukai, BNN, dan Polri Amankan Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamin di Sumut

Menurut Rano, pengungkapan kasus ini menjadi bukti pentingnya sinergi aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Saya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Kapolri atas komitmen dan kesungguhannya dalam memberantas peredaran narkoba,” kata Rano dikutip JPNN.com, Sabtu (24/10).

BACA JUGA: Habib Aboe Minta Kapolres Balangan Serius Berantas Narkoba, Tiru Sukses Aparat Ungkap 1 Ton Ketamin

Kapal tanker berbendera Mongolia itu diamankan melalui operasi gabungan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

Petugas juga mengamankan delapan awak kapal.

BACA JUGA: Tegas, Bea Cukai Bersama BNN-Polri Tindak Kapal Pengangkut 1,16 Ton Ketamin di Sumut

Rano menilai pengungkapan tersebut tidak lepas dari kemampuan aparat dalam mengembangkan informasi dan membaca pola pergerakan kapal yang mencurigakan.

Dia menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan Kapolri, pemantauan terhadap MT Global 168 telah dilakukan sejak Agustus 2026.

Identitas kapal diketahui dari dokumen docking yang ditemukan dalam pengungkapan kasus kapal lain sebelumnya.

Aparat kemudian mendalami pergerakan kapal dan dugaan pemadaman sistem identifikasi otomatis atau AIS saat terjadi pemindahan muatan antarkapal di Laut Andaman.

“Ketelitian membaca pola pergerakan kapal dan mengembangkan informasi dari pengungkapan sebelumnya patut mendapat penghargaan,” ujarnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu berharap keberhasilan tersebut menjadi dorongan bagi aparat untuk memperkuat penindakan berbasis intelijen.

Menurut Rano, penyelundupan melalui jalur laut membutuhkan kemampuan deteksi dan koordinasi lintas instansi yang kuat agar pergerakan sindikat dapat diantisipasi sejak dini.

Dia juga meminta penyidikan tidak berhenti pada penangkapan awak kapal.

Aparat perlu mengungkap seluruh pihak yang berada di balik jaringan penyelundupan tersebut.

“Kami mendukung ketegasan Kapolri yang disertai profesionalitas dan akuntabilitas. Setiap pihak yang terbukti terlibat harus diproses tanpa pandang bulu,” tuturnya.

Rano menambahkan aparat perlu menelusuri pengendali jaringan, pemodal, pemasok, hingga penerima barang serta aliran dana yang berkaitan dengan penyelundupan itu.

Jika ditemukan pihak yang memberikan fasilitas atau perlindungan kepada jaringan, dia meminta keterlibatannya turut diusut secara menyeluruh.

Rano pun mendorong penguatan edukasi dan pencegahan narkoba, termasuk menyediakan akses rehabilitasi sesuai kebutuhan dan ketentuan hukum.

Dia berharap kolaborasi Polri, BNN, Bea Cukai, dan instansi terkait terus diperkuat demi melindungi masyarakat, keluarga, serta generasi muda dari bahaya narkoba. (kkp/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur : Mufthia Ridwan
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Cuaca Hari Ini, BMKG Perkirakan Sejumlah Wilayah Indonesia Hujan Lebat, Waspada Gelombang Tinggi
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Tasya Farasya Geram Masih Tanggung Beban Mantan Suami Usai Setahun Cerai, Rumah Retak hingga Boncos
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Pemkot Serang Salurkan Bantuan Modal Rp1 Juta untuk UMKM, Dorong Usaha Kecil Berkembang dan Bebas Rentenir
• 19 jam lalupantau.com
thumb
Arab Saudi Diam-Diam Perluas Pabrik Rudal Balistik, Teknologi China Jadi Sorotan
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Polemik Jalur Koridor 9 Transjakarta
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.