Bandung, tvOnenews.com - Rekan kerja membongkar keseharian dokter yang diduga mencabuli anak kandung di Bandung.
Fatma, salah satu rekan kerja IS, mengatakan IS membuka praktik di apotek itu sejak 2023. IS biasanya melayani praktik siang hari.
Namun, apotek tempat IS membuka praktik bukanlah milik dokter tersebut. Di apotek itu, kata Fatma, IS hanya menjalankan praktik.
“Sebelumnya rutin membuka praktik di sini. Sudah lebih dari satu bulan terakhir yang bersangkutan tidak terlihat datang untuk praktik,” ujarnya, Jumat (23/10/2026).
Fatma mengaku tidak mengetahui persoalan yang sedang dihadapi IS secara pasti. Akan tetapi, menurutnya, IS dikenal sebagai sosok yang baik dan responsif selama bekerja bersama terlebih lagi saat menangani berbagai persoalan di apotek.
Fatma mengaku terkejut saat mendengar informasi soal kasus dugaan pencabulan yang menyeret IS.
Sebelumnya diberitakan, dokter umum berinisial IS diduga terlibat kasus pencabulan terhadap anaknya.
Hal ini diketahui setelah lebih dari satu bulan lamanya IS tidak terlihat membuka praktik di sebuah apotek di kawasan Cicendo, Kota Bandung, Jawa Barat.
Polda Jabar Buka Suara soal Dokter yang Diduga Cabuli Anak Kandung
Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Jawa Barat Kombes Pol Rumi Untari mengkonfirmasi IS merupakan dokter umum yang sedang menjalani proses pemeriksaan terkait dugaan kasus tersebut.
Saat pemeriksaan, Rumi menyebut IS tidak mengakui perbuatannya.
“Penyidik masih terus mendalami kasus ini termasuk memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap fakta-fakta terkait dugaan tindak pidana tersebut,” ujarnya.
Hingga saat ini, sambung dia, proses penyidikan masih berlangsung. Asas praduga tak bersalah dikedepankan selama proses hukum berjalan. (cep/nsi)




